Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menkop Teten Ungkap Tiga Biang Kerok Startup RI Sulit Bersaing di Pasar Global

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 September 2024
in Ekbis
Percepat IPO UMKM, Menkop Teten Masduki MoU dengan BEI

Jakarta , Metapos.id – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, peluang startup dalam negeri untuk bersaing di pasar global sangat terbuka lebar.

Namun demikian, hingga saat ini peluang startup untuk mencapai hal tersebut masih terkendala tiga hal. Pertama, soal akses ke pasar global, yang mana startup nasional harus memiliki pemahaman mendalam tentang pasar internasional. Termasuk regulasi, budaya bisnis dan preferensi konsumen di negara-negara target.

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Kedua, terkait kapasitas dan skalabilitas yang mengharuskan startup wajib membangun kapasitas dan strategi untuk melakukan ekspansi, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia maupun modal.

Ketiga, mengenai kolaborasi dan jaringan internasional, yang mana startup mutlak harus mampu menjalin kemitraan dengan berbagai pihak di luar negeri, baik itu pemerintah, lembaga riset maupun korporasi global.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi startup Indonesia melalui berbagai program strategis. Namun, kami menyadari bahwa upaya ini tidak dapat dilakukan sendirian,” kata Teten dalam keterangan resminya, ditulis Rabu, 18 September.

Teten menyebut, saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekosistem startup yang paling dinamis di dunia. Dari sisi jumlah startup, terdapat lebih dari 2.600 startup yang aktif. Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia di peringkat ke-6 dunia dengan jumlah startup terbanyak.

Untuk mengakselerasi pertumbuhan startup tersebut, Teten bilang, diperlukan dukungan dan kolaborasi dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia dan berbagai lembaga pendidikan dalam membangun kapasitas sumber daya manusia serta menciptakan inovasi berdaya saing.

“Kami lihat di banyak negara bahwa ekosistem mereka (startup) sangat terbuka bagi kami untuk memanfaatkannya. Kami sudah kerja sama dengan DBS Singapura, Australia, Belanda, Korea Selatan dan lainnya untuk mendorong lebih banyak startup Indonesia go internasional,” ucapnya.

Dia menambahkan, bahwa pihaknya telah membuka komunikasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk komersialisasi hasil riset dari para akademisi atau profesional. Hal ini dapat menjadi peluang bagi startup-startup untuk dapat melanjutkan hasil riset tersebut menjadi produk yang siap dipasarkan.

“Jadi, para startup harus paham dulu bahwa bisnis yang mau dijalankan apa. Sehingga, teknologi digitalnya harus mengikuti bisnisnya, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Adapun hingga September 2024, Kemenkop UKM telah berhasil melakukan pendampingan akselerasi dan inkubasi kepada 713 startup. Selain itu, Kemenkop UKM juga telah menjalankan program Startup Go Global yang melibatkan 7 lembaga inkubator dan 11 startup yang diikutsertakan dalam short course dan study visit ke Belanda dan Australia.

Tags: Menkop tetenMenkop UKMMetapos.id
Previous Post

Petrindo Jaya Kreasi Dapat Pinjaman Rp700 Miliar dari Bank Mandiri

Next Post

Resmikan Mandiri Digital Tower, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Cyber Security

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Resmikan Mandiri Digital Tower, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Cyber Security

Resmikan Mandiri Digital Tower, Erick Thohir Tekankan Pentingnya Cyber Security

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini