Saturday, May 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mendag Zulhas Sebut Sinergi BUMN Jadi Kunci Hadapi Krisis Pangan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 October 2022
in Ekbis
Zulhas Akui Tak Mudah Bereskan Ketergantungan Pangan Impor

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, sinergi antara badan-badan usaha milik negara (BUMN) akan memberikan kontribusi penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah berbagai krisis.

Ia juga berharap BUMN akan membantu negara mengatasi tantangan yang kini dihadapi dunia, yakni ancaman krisis pangan, krisis energi, serta inflasi yang dapat berimbas pada resesi ekonomi.

BACA JUGA

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

“Sinergi BUMN dengan sektor perdagangan, investasi, dan industri akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perekonomian dunia seperti ancaman krisis pangan dan krisis energi, serta inflasi yang dapat berimbas pada resesi ekonomi,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis, Selasa 18 Oktober.

Untuk itu, lanjutnya, ia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk selalu waspada dan memastikan bahwa perdagangan, investasi, dan industri dapat berjalan sebagai mesin penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya melihat bahwa forum G20 tetap menjadi sarana terbaik untuk menemukan solusi bersama dalam menjawab tantangan-tantangan global tersebut,” imbuh Mendag.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meyakini Indonesia tidak akan masuk ke dalam jurang resesi.

Erick justru percaya diri bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh pada level 5 persen.

Pernyataan Erick tersebut menyusul perkiraan Bank Dunia atau World Bank bahwa akan terjadi resesi ekonomi global pada 2023.

“Kita tidak terkena resesi. Jadi kalau Bapak Ibu yang hadir hari ini lesu, berarti salah mengambil posisi karena Indonesia tidak resesi,” ujar Erick, Rabu, 12 Oktober.

Tags: Erick TohirMendag zulhasMetapos.idSinergi BUMN
Previous Post

Kios Pupuk Indonesia Penuhi Kebutuhan Pupuk Non Subsidi

Next Post

Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Related Posts

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap
Ekbis

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Kinerja Superbank Melonjak, Grab Perkuat Komitmen Jangka Panjang

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional

22 May 2026
ASABRI Optimalkan Manfaat JKK untuk Penjaga Bangsa Sepanjang 2025
Ekbis

ASABRI Optimalkan Manfaat JKK untuk Penjaga Bangsa Sepanjang 2025

21 May 2026
BEI Gandeng Industri Aviasi Lewat Program Awak Pesawat Investor Saham
Ekbis

BEI Gandeng Industri Aviasi Lewat Program Awak Pesawat Investor Saham

21 May 2026
Next Post
Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini