Saturday, June 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mendag Zulhas Sebut Sinergi BUMN Jadi Kunci Hadapi Krisis Pangan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 October 2022
in Ekbis
Zulhas Akui Tak Mudah Bereskan Ketergantungan Pangan Impor

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, sinergi antara badan-badan usaha milik negara (BUMN) akan memberikan kontribusi penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah berbagai krisis.

Ia juga berharap BUMN akan membantu negara mengatasi tantangan yang kini dihadapi dunia, yakni ancaman krisis pangan, krisis energi, serta inflasi yang dapat berimbas pada resesi ekonomi.

BACA JUGA

Pratama Mitra Sejati Bukukan Laba Bersih Rp95,1 Miliar pada 2025

Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

“Sinergi BUMN dengan sektor perdagangan, investasi, dan industri akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perekonomian dunia seperti ancaman krisis pangan dan krisis energi, serta inflasi yang dapat berimbas pada resesi ekonomi,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis, Selasa 18 Oktober.

Untuk itu, lanjutnya, ia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk selalu waspada dan memastikan bahwa perdagangan, investasi, dan industri dapat berjalan sebagai mesin penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya melihat bahwa forum G20 tetap menjadi sarana terbaik untuk menemukan solusi bersama dalam menjawab tantangan-tantangan global tersebut,” imbuh Mendag.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meyakini Indonesia tidak akan masuk ke dalam jurang resesi.

Erick justru percaya diri bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh pada level 5 persen.

Pernyataan Erick tersebut menyusul perkiraan Bank Dunia atau World Bank bahwa akan terjadi resesi ekonomi global pada 2023.

“Kita tidak terkena resesi. Jadi kalau Bapak Ibu yang hadir hari ini lesu, berarti salah mengambil posisi karena Indonesia tidak resesi,” ujar Erick, Rabu, 12 Oktober.

Tags: Erick TohirMendag zulhasMetapos.idSinergi BUMN
Previous Post

Kios Pupuk Indonesia Penuhi Kebutuhan Pupuk Non Subsidi

Next Post

Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Related Posts

Pratama Mitra Sejati Bukukan Laba Bersih Rp95,1 Miliar pada 2025
Ekbis

Pratama Mitra Sejati Bukukan Laba Bersih Rp95,1 Miliar pada 2025

5 June 2026
Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS
Ekbis

Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

5 June 2026
Kurs Rupiah Sentuh Rp18.022 per Dolar AS di Tengah Gejolak Timur Tengah
Ekbis

Kurs Rupiah Sentuh Rp18.022 per Dolar AS di Tengah Gejolak Timur Tengah

4 June 2026
Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026
Ekbis

Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026

3 June 2026
Prudential Indonesia Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Ekbis

Prudential Indonesia Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

3 June 2026
Di Tengah Konflik, Timnas Iran Lanjutkan Persiapan Menuju Piala Dunia
Ekbis

Harta Kekayaan Dadan Hindayana Jadi Sorotan Usai Dicopot dari BGN

3 June 2026
Next Post
Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Pertamina Gandeng BEI untuk Perdagangan Karbon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini