Tuesday, May 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mendag Zulhas Lepas Ekspor 6.700 Pasang Sepatu Merek Nike ke Belanda

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 September 2022
in Ekbis
Mendag Zulhas Lepas Ekspor 6.700 Pasang Sepatu Merek Nike ke Belanda

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melepas ekspor 6.700 pasang sepatu merek Nike dengan 99 kontainer ke Heijen, Limburg, Belanda.

Adapun total nilai transaksinya mencapai 211.518 dolar Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

Adapun pelepasan ekspor dilakukan di pabrik Nike, PT Pratama Abadi Industri yang berlokasi di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Selasa, 13 September.

“Saya senang dan bahagia, hari ini juga ada pelepasan ekspor produk alas kaki merek Nike oleh PT Pratama Abadi ke Belanda dengan nilai transaksi 211.518 dolar AS,” kata Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan di lokasi.

Dalam kesempatan ini, Zulhas menekankan bahwa industri padat karya sangat penting bagi Indonesia. Sebab, industri ini telah menyerap banyak tenaga kerja. Contohnya, pabrik sepatu Nike di Garut, yang sudah menyerap 40.000 pegawai.

Karena itu, lanjut Zulhas, pemerintah akan terus mendukung industri padat karya di dalam negeri untuk bertahan. Tak cukup bertahan, namun juga berkembang lebih baik lagi.

“Kami pemerintah tentu akan mendukung sekuat tenaga yang bisa kita lakukan agar industri padat karya ini terus bertahan dan berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, Owner PT Pratama Abadi Industri Yeong Yul Seo menjelaskan bahwa perusahaannya telah berdiri selama 33 tahun sebagian pelaku industri padat karya dan berorientasi eksportir.

Yeong Yul mengaku memiliki 4 pabrik dengan 3 cabang lainnya di Sukabumi, Jawa Barat; Pleret, dan Garut.

Lebih lanjut, dia mengatakan, perusahaannya memiliki total 40.000 pegawai.

Dengan kapasitas produksi 3,6 juta pasang sepatu per bulan dan nilai ekspor mencapai 550 juta dolar AS di tahun 2021.

“Berkat dukungan pemerintah dan kepercayaan Nike, perusahaan kami dapat bertahan dalam situasi pandemi saat ini,” ucapnya.

Yeong Yul berharap, pemerintah mendukung penuh dengan kebijakan yang memudahkan industri padat karya untuk dapat terus berkembang.

“Sehingga kami dapat terus membuka lapangan kerja,” katanya.

Direktur Nike Indonesia, Joseph Warren mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas kesempatan dan waktu yang diluangkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan untuk menyksikan pelepasan ekspor alas kaki oleh Pratama Indonesia, yang kali ini sebanyak 99 kontainer untuk tujuan ekspor ke Uni Eropa.

“Uni Eropa merupakan tujuan ekspor nomor 2 terbesar untuk produk-produk Nike yang di buat di Indonesia. Dengan total ekspor setiap tahun 707 juta dolar dolar AS yang semuanya dibuat di 39 pabrik Nike di negara tercinta. Ekspor kali ini menjadi sangat berarti bagi kami dan jaringan pabrik-pabrik kami di Indonesia,” ucap Warren.

Tags: Ekspor sepatuMendag zulhasMetapos.idNike
Previous Post

Brantas Energi Bangun PLTM di Bendungan Batanghari

Next Post

Bantu Tekan Inflasi, Pemda Bakal Dapat Dana Insentif Rp10 Miliar

Related Posts

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya
Ekbis

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya

5 May 2026
Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif
Ekbis

Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif

5 May 2026
Dolar AS Tembus Rp17.400, Rupiah Tertekan di Awal Mei 2026
Ekbis

Dolar AS Tembus Rp17.400, Rupiah Tertekan di Awal Mei 2026

5 May 2026
Next Post
Pemulihan Ekonomi Nasional Dinilai On The Track, Ekonom: Waspadai Inflasi Global,

Bantu Tekan Inflasi, Pemda Bakal Dapat Dana Insentif Rp10 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini