Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menaker: Baru 11 Persen Pekerja Informal yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Afizahri by Afizahri
27 March 2024
in Ekbis
Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

Jakarta, Metapos.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa peserta jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pekerjan bukan penerima upah (BPU), baru mencapai 11 persen dari total pekerja informal.

Sekadar informasi, peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan adalah wirausahawan di sektor informal, seperti pedagang kaki lima.

BACA JUGA

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

“Cakupan peserta BPU kalau kita lihat data masih rendah, cakupan peserta 11 persen dari total pekerja sektor informal,” tuturnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, ditulis Rabu, 27 Maret.

Meski begitu, Ida mengatakan bahwa pertumbuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja BPU cukup cepat dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dipaparkan Ida, total peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja BPU sebanyak 9,19 juta orang pada tahun 2023 lalu. Angka tersebut meningkat dari posisi 6 juta pada tahun 2022.

“Kenaikan peserta pekerja BPU dalam dua tahun terakhir sangat signifikan, itu jumlahnya melampaui 50 persen setiap tahunnya,” jelas Ida.

Lebih rinci, Ida bilang peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja BPU yang mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT) hanya 6,88 persen dari total kepesertaan BPU. Dimana tercatat hanya 632.794 pekerja di tahun lalu.

“Setidaknya, terdapat dua kendala utama dalam hal kepesertaan PBU yang antara lain adalah memang program jaminan sosial ketenangkerjaan ini belum dikenal secara luas di masyarakat. Kedua, pada prakteknya sustainability dari pembayaran iuran itu memang rendah,” tuturnya.

Tags: Bpjs ketenagakerjaanMenakerMetapos.id
Previous Post

Stok Bahan Baku Industri Mamin Aman selama Ramadan

Next Post

Menperin Minta Program HGBT Tetap Dilanjutkan dan Diperluas

Related Posts

Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
Next Post
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Menperin Minta Program HGBT Tetap Dilanjutkan dan Diperluas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini