Wednesday, September 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menaker: Baru 11 Persen Pekerja Informal yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Afizahri by Afizahri
27 March 2024
in Ekbis
Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

Jakarta, Metapos.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa peserta jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pekerjan bukan penerima upah (BPU), baru mencapai 11 persen dari total pekerja informal.

Sekadar informasi, peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan adalah wirausahawan di sektor informal, seperti pedagang kaki lima.

BACA JUGA

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

“Cakupan peserta BPU kalau kita lihat data masih rendah, cakupan peserta 11 persen dari total pekerja sektor informal,” tuturnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, ditulis Rabu, 27 Maret.

Meski begitu, Ida mengatakan bahwa pertumbuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja BPU cukup cepat dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dipaparkan Ida, total peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja BPU sebanyak 9,19 juta orang pada tahun 2023 lalu. Angka tersebut meningkat dari posisi 6 juta pada tahun 2022.

“Kenaikan peserta pekerja BPU dalam dua tahun terakhir sangat signifikan, itu jumlahnya melampaui 50 persen setiap tahunnya,” jelas Ida.

Lebih rinci, Ida bilang peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja BPU yang mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT) hanya 6,88 persen dari total kepesertaan BPU. Dimana tercatat hanya 632.794 pekerja di tahun lalu.

“Setidaknya, terdapat dua kendala utama dalam hal kepesertaan PBU yang antara lain adalah memang program jaminan sosial ketenangkerjaan ini belum dikenal secara luas di masyarakat. Kedua, pada prakteknya sustainability dari pembayaran iuran itu memang rendah,” tuturnya.

Tags: Bpjs ketenagakerjaanMenakerMetapos.id
Previous Post

Stok Bahan Baku Industri Mamin Aman selama Ramadan

Next Post

Menperin Minta Program HGBT Tetap Dilanjutkan dan Diperluas

Related Posts

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Saham SMLE Dilirik Investor Strategis
Ekbis

Saham SMLE Dilirik Investor Strategis

22 September 2026
Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika
Ekbis

Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika

22 September 2026
Menengs Buka Peluang Affiliate Marketing bagi Warga Banjar
Ekbis

Menengs Buka Peluang Affiliate Marketing bagi Warga Banjar

21 September 2026
Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Next Post
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Menperin Minta Program HGBT Tetap Dilanjutkan dan Diperluas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini