Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menag Soroti Tayangan TRANS7 yang Dinilai Burukkan Citra Pesantren

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
15 October 2025
in Nasional
Menag Soroti Tayangan TRANS7 yang Dinilai Burukkan Citra Pesantren

Metapos.id, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyayangkan tayangan salah satu program di stasiun televisi TRANS7 yang dianggap menampilkan pesantren secara negatif. Ia menilai pemberitaan seperti itu dapat menciptakan stigma dan merusak marwah lembaga pendidikan keagamaan.

 

BACA JUGA

Polri Ingatkan Pentingnya Menyaring Informasi di Ruang Digital

BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat Jelang Akhir 2026

“Saya sangat kaget dan prihatin dengan adanya tayangan yang menggiring opini negatif terhadap pesantren. Ratusan tahun pesantren sudah berperan besar membentuk manusia Indonesia yang beradab,” ujar Nasaruddin dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).

 

Menurut Nasaruddin, pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tapi juga pusat pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai kemanusiaan. Ia mengingatkan agar semua pihak menjaga nama baik pesantren dan tidak menilai secara sempit.

 

“Pesantren itu benteng moral bangsa. Dari sana lahir generasi yang santun, hormat kepada guru dan orang tua, yang kemudian menjadi fondasi kehidupan sosial yang beradab,” jelasnya.

 

Meski kecewa, Nasaruddin mengatakan pihaknya menghargai permintaan maaf dari TRANS7 dan berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

 

Tayangan yang dimaksud adalah program Xpose Uncensored milik TRANS7 yang menayangkan segmen mengenai Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada 13 Oktober 2025. Judul episode tersebut menuai kecaman karena dinilai provokatif dan menyinggung kalangan santri serta kiai.

 

Kritik juga datang dari Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal. Ia menilai konten itu melanggar norma sosial dan berpotensi memecah persatuan bangsa.

 

“Media seharusnya menjadi perekat, bukan justru menggiring opini yang bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Politikus PKB itu mendesak TRANS7 bertanggung jawab dan lebih berhati-hati dalam menayangkan konten keagamaan. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keharmonisan sosial dan tidak hanya mengejar rating.

 

“Kalau memang ada unsur kesengajaan menggiring opini publik, maka harus ada pertanggungjawaban. Ini bisa menjadi preseden buruk kalau dibiarkan,” kata Cucun.

 

Ia berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi industri penyiaran agar tetap menjalankan fungsi edukasi dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.

 

“Media massa harus bisa jadi penjaga perdamaian, bukan malah memecah belah masyarakat. Jangan sampai demi rating, publik justru disuguhi konten yang merusak,” tutupnya.

 

Tags: Menteri AgamaMetapos.idNasaruddin UmarPesantrenTRANS7
Previous Post

BMoney Resmikan Privilege Lounge di Bandung,Tegaskan Komitmen sebagai Platform Investasi Aman dan Berkelanjutan

Next Post

Menkeu Purbaya Pertimbangkan Penurunan Tarif PPN di Tahun 2026

Related Posts

Polri Ingatkan Pentingnya Menyaring Informasi di Ruang Digital
Nasional

Polri Ingatkan Pentingnya Menyaring Informasi di Ruang Digital

28 October 2026
BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat Jelang Akhir 2026
Nasional

BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat Jelang Akhir 2026

28 October 2026
Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran
Nasional

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

27 October 2026
Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor
Nasional

Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor

27 October 2026
Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi
Nasional

Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi

27 October 2026
Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya
Nasional

Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya

27 October 2026
Next Post
Menkeu Purbaya Pertimbangkan Penurunan Tarif PPN di Tahun 2026

Menkeu Purbaya Pertimbangkan Penurunan Tarif PPN di Tahun 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini