Metapos.id, Jakarta – Juara bertahan MotoGP Marc Marquez mengungkap kondisi lengan kanannya setelah mengalami masalah fisik pada balapan MotoGP Silverstone.
Marquez finis di posisi ketujuh di Silverstone dan mengaku kondisi fisiknya tidak sepenuhnya optimal saat memasuki hari balapan.
“Di Silverstone, khususnya pada hari Minggu, saya sedikit kecewa karena saya tidak balapan sebaik yang saya bisa. Setelah liburan musim panas, saya yakin kondisi fisik saya akan lebih baik karena saya mendapatkan tambahan massa otot di pusat kebugaran,” ujarnya dilansir dari Crash, Jumat (28/8/2026).
Marquez mengatakan dirinya masih merasa normal ketika menjalani sesi awal MotoGP Silverstone, tetapi kondisinya berubah pada hari balapan.
“(Jadi) saya menjalani akhir pekan dengan cara normal, berkendara dengan baik atau agresif sejak FP1,” ujarnya.
“Namun, begitu saya bangun pada hari Minggu, saya langsung menyadari bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk melakukannya,” imbuh dia.
Pembalap Ducati Lenovo itu menilai dirinya seharusnya menghemat energi sejak awal akhir pekan agar bisa tampil lebih baik pada sesi berikutnya.
“Saya perlu [menghemat energi]. Saya hanya perlu melakukan beberapa putaran pada hari Jumat dan kemudian berada dalam kondisi fisik yang lebih baik untuk hari Sabtu dan Minggu,” jelasnya.
Saat ditanya apakah kondisi tersebut berkaitan dengan masalah saraf yang dialaminya hingga menjalani operasi pada Mei lalu, Marquez memberikan penjelasan lain.
“Ini terkait dengan tujuh operasi berbeda yang pernah saya jalani di bahu kanan saya. Jadi, begitulah,” kata pembalap Ducati tersebut.
Marc Marquez Bidik Kemenangan di Aragon
Marquez kini mengincar hasil lebih baik pada MotoGP Aragon setelah kehilangan 40 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin di Silverstone.
Aragon merupakan salah satu sirkuit favorit Marquez karena ia sudah tujuh kali memenangkan balapan di lintasan tersebut, termasuk empat kemenangan bersama Ducati.
“Jelas sekali kami berada di sirkuit yang saya sukai untuk gaya balap saya,” kata Marquez.
“Sirkuit ini cocok untuk saya dalam beberapa tahun terakhir, dan jika kami ingin berjuang untuk kejuaraan, kami harus finis di depan para pembalap [Aprilia] ini. Jadi kami akan mencoba.”
Marquez juga mewaspadai performa Aprilia yang dinilainya konsisten cepat di berbagai karakter sirkuit.
“Jelas sekali bahwa Aprilia menemukan sesuatu yang istimewa tahun ini karena keempat pembalap Aprilia sangat cepat di setiap sirkuit balap, terutama di sirkuit seperti Assen dan Silverstone dengan tikungan-tikungan cepatnya,” ujarnya.
“Di sini kita memiliki perpaduan tikungan-tikungan tersebut, jadi mari kita lihat. Tapi, pada akhirnya, saya merasa nyaman dengan motor saya dan saya tahu bahwa jika saya mengerahkan potensi maksimal, saya bisa berjuang untuk meraih kemenangan.”
Marquez juga berharap karakter Aragon dapat membantu kondisi lengan kanannya karena sirkuit tersebut memiliki sejumlah tikungan kiri.
“Di sini seharusnya lebih baik untuk lengan kanan karena tikungan kiri, ditambah gaya berkendara saya yang lebih menyukai tikungan kiri,” katanya.
“Saya ingin tampil kompetitif di balapan selanjutnya. Jika memungkinkan, kami akan melakukannya. Mari kita lihat.”
Di sisi lain, Aprilia harus kehilangan Ai Ogura pada akhir pekan ini setelah pembalap asal Jepang tersebut mengalami cedera tangan saat latihan.
Ogura sebelumnya menjadi salah satu rival yang berpotensi mengancam Marquez karena merupakan pemenang MotoGP Assen dan unggul enam poin dari Marquez di klasemen.







