Friday, October 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Malaysia Hentikan Status Darurat Sarawak Imbas Kabut Asap

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 September 2026
in News
Malaysia Hentikan Status Darurat Sarawak Imbas Kabut Asap

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Malaysia mencabut status darurat kabut asap di negara bagian Sarawak pada Senin (7/9/2026). Meski demikian, kualitas udara di sejumlah wilayah masih berada pada kategori sangat tidak sehat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia.

Status darurat sebelumnya diberlakukan pada Jumat (4/9/2026) setelah mendapat persetujuan Raja Malaysia, Sultan Ibrahim. Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi kabut asap yang semakin parah di wilayah Serian.

BACA JUGA

Luhut Luruskan Isu Kerugian Negara Dihapus dari Unsur Korupsi

Komdigi Bantah Batasi Informasi Karhutla di Media Sosial

Serian berada sekitar 65 kilometer di sebelah selatan Kuching, yang merupakan ibu kota Sarawak. Kabut asap tebal sempat membuat kualitas udara di kawasan tersebut mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

Kantor Perdana Menteri Malaysia pada Senin (7/9/2026) menyampaikan bahwa Sultan Ibrahim telah menyetujui penghentian status darurat tersebut.

“Situasi kabut asap di Sarawak belum sepenuhnya pulih, dan angka API (Indeks Pencemaran Udara) di beberapa wilayah… masih berada pada level yang sangat tidak sehat,” sebut Kantor PM Malaysia dalam pernyataannya, dikutip dari berbagai sumber,  Senin (7/9/26).

Sebelumnya, indeks pencemaran udara di Serian tercatat menembus angka 500 pada Jumat (4/9/2026). Bahkan, tingkat API sempat mencapai 519 ketika kabut asap tebal menyelimuti wilayah tersebut.

Meski status darurat telah dicabut, masyarakat di sejumlah wilayah Sarawak tetap perlu mewaspadai kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik.

Tags: Indonesiakabut asapKalimantanKarhutlaMalaysiaMetapos.idpencemaran udaraSarawak
Previous Post

Abu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Soetta

Next Post

IDAI Bagikan Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik, Gunakan Lap Basah

Related Posts

Luhut Luruskan Isu Kerugian Negara Dihapus dari Unsur Korupsi
News

Luhut Luruskan Isu Kerugian Negara Dihapus dari Unsur Korupsi

22 October 2026
Komdigi Bantah Batasi Informasi Karhutla di Media Sosial
News

Komdigi Bantah Batasi Informasi Karhutla di Media Sosial

21 October 2026
Greenpeace Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI, Bakom Buka Suara
News

Greenpeace Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI, Bakom Buka Suara

21 October 2026
Sejumlah Siswa di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG
News

Sejumlah Siswa di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

21 October 2026
Trump Desak Prancis Kendalikan Imigrasi Usai Kerusuhan Meluas
News

Trump Desak Prancis Kendalikan Imigrasi Usai Kerusuhan Meluas

19 October 2026
Sembilan Orang Tewas dalam Serangan Saudi di Yaman Utara, Menurut Media Houthi
News

Sembilan Orang Tewas dalam Serangan Saudi di Yaman Utara, Menurut Media Houthi

19 October 2026
Next Post
IDAI Bagikan Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik, Gunakan Lap Basah

IDAI Bagikan Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik, Gunakan Lap Basah

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini