Metapos.id, Jakarta – Sejumlah negara Arab meminta Iran membayar kompensasi atas kerusakan yang timbul selama konflik di kawasan Timur Tengah. Mereka juga menyoroti keputusan Teheran menutup Selat Hormuz ketika perang berlangsung.
Desakan itu disampaikan dalam rapat darurat para Menteri Luar Negeri anggota Liga Arab. Pertemuan tersebut digelar secara virtual di bawah kepemimpinan Bahrain.
Dalam resolusi yang diterbitkan, negara-negara Arab menilai Iran wajib bertanggung jawab atas serangan yang memengaruhi stabilitas kawasan. Negara yang terdampak disebut meliputi Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Oman, dan Irak.
Resolusi itu juga menegaskan Iran memikul tanggung jawab internasional atas dampak konflik yang terjadi. Karena itu, negara-negara Arab meminta Teheran memberikan ganti rugi atas kerusakan infrastruktur, kerugian ekonomi, serta gangguan keamanan selama perang berlangsung.
Di sisi lain, Liga Arab mengecam ancaman terhadap Selat Bab al-Mandeb. Mereka menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan menghambat kebebasan pelayaran global.
Penutupan jalur laut strategis dinilai membawa dampak serius bagi distribusi energi dunia. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur penting pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk menuju pasar internasional.
Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif Al Zayani, mengatakan gangguan pada jalur laut dapat memicu krisis energi global. Akibatnya, pasokan pangan, obat-obatan, dan perdagangan internasional ikut terganggu.
Ia juga mengajak seluruh pihak menahan diri demi menjaga stabilitas kawasan. Menurutnya, keamanan jalur pelayaran internasional harus menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya ketegangan regional







