Thursday, May 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Laskala Batik Ajak Milenial Bangga Pakai Batik!

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 July 2022
in Ekbis
Laskala Batik Ajak Milenial Bangga Pakai Batik!

Jakarta,Metapos.id – Laskala Batik yang merupakan lokal brand dari Jakarta, mengajak seluruh milenial di Indonesia untuk bangga mengenakan batik. Batik yang merupakan salah satu seni
tradisional Indonesia yang telah mendunia, bahkan telah menjadi warisan dunia yang telah diakui UNESCO pada tahun 2009 silam sudah banyak dikenal oleh banyak kalangan. Namun sangat disayangkan batik lekat dengan identitas gaya berpakain bagi kalangan yang sudah berumur saja atau untuk datang ke acara formal saja.


Berangkat dari hal tersebut, Muhammad Lukhcy Dwi Pangestu dan Banyu Anggoro mendirikan Laskala Batik pada 8 September 2020. Laskala Batik hadir untuk merubah pandangan tersebut. Lukhcy
mengatakan “Kami percaya bahwasanya batik itu cocok bagi segala kalangan umur, terutama milenial. Saat ini kesadaran akan produk lokal sudah sangat tinggi, namun untuk batik sendiri kami melihat masih kurang di kalangan milenial.

BACA JUGA

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

Padahal batik sendiri ini merupakan warisan bahkan identitas dari Indonesia”
Batik merupakan kain tradisional yang dapat dikenakan di banyak kesempatan, memiliki banyak nilai dan filosofi menarik yang bisa digali tentunya dengan pergantian zaman. Banyu menambahkan “Saat ini macam batik sudah banyak sekali inovasinya mulai dari warna, bentuk, bahkan hingga motif yang terinspirasi dari peristiwa hingga daerah-daerah di Indonesia. Batik itu indah Maka dari itu, Laskala Batik hadir untuk menjadi piilihan yang tepat bagi anak milenial dalam melengkapi gaya berbusananya dalam berbatik”Menyuguhan beragam desain yang fresh, simple, elegant serta modern, Laskala Batik menawarkan produk batik berkualitas.

“Desain yang kami ciptakan mengikuti trend fashion yang sedang berkembang, mulai dari motif hingga warna. Laskala Batik ingin siapapun yang mengenakan pakaian ini merasa trendy sekaligus nyaman karena kami hanya menggunakan bahan yang berkualitas,” ujar
Lukhcy.


Dengan mengedepankan desain yang trendy serta modern, Laskala Batik tidak ingin hanya berhenti di satu titik saja. Laskala Batik selalu berkembang serta berusaha untuk tetap relevan digunakan
seiring dengan berkembangnya zaman. Ditambahkan oleh Banyu juga “Kami ingin hadir sedekat mungkin dengan seluruh masyarakat Indonesia.


Saat ini, Laskala Batik telah mencoba untuk menyederhanakan serta menyesuaikan dengan selera milenial. Dengan begitu, pengunaannya juga lebih universal. Pakaian batik yang ditawarkan oleh Laskala Batik yang memiliki motif dan warna, tentu saja membuat penggunanya lebih mudah untuk memadu-madankan dengan apapun. Pengguna dapat menggunakan batik laskala untuk kekampus,kekantor atau bahkan sekedar ingin bersantai dengan teman.


“Maka dari itu, kita mau mulai mengajak seluruh milenial untuk giat dalam menggenakan batik dalam keseharian. Menggenakan batik dengan simple tanpa perlu nilai – nilai didalamnya akan
hilang. Batik ini adalah seni yang dikerjakan oleh seniman dan harus mendapatkan kedekatan yang
spesial, sehingga terciptanya kesinambungan dari seluruh ekosistem di dalamnya,” ujar Banyu.


Laskala Batik percaya bahwa Batik Indonesia akan tetap eksis dan lestari. Sebagai generasi penerus bangsa, Laskala Batik mengajak seluruh milenial untuk mulai mengenakan batik dalam keseharian.

Tags: Laskala BatikMetapos.idUNESCO
Previous Post

Unilever Raup Penjualan Rp21,4 Triliun dan Laba Rp3,4 Triliun di Semester I 2022

Next Post

Wamenkeu Bandingkan Cara Pemerintah Atasi Kemiskinan Zaman Pak Harto dan Era Reformasi

Related Posts

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global
Ekbis

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

13 May 2026
Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Aman di Tengah Dinamika Global
Ekbis

Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Aman di Tengah Dinamika Global

13 May 2026
Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah
Ekbis

Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah

12 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Ekbis

Konflik AS-Iran hingga MSCI Dinilai Tekan Nilai Tukar Rupiah

12 May 2026
Next Post
Wamenkeu Bandingkan Cara Pemerintah Atasi Kemiskinan Zaman Pak Harto dan Era Reformasi

Wamenkeu Bandingkan Cara Pemerintah Atasi Kemiskinan Zaman Pak Harto dan Era Reformasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini