Wednesday, April 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Ekbis

KPEI dan Bank Indonesia Hadirkan Fasilitas TPA Repo untuk Dorong Efisiensi Transaksi Pasar Uang

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 October 2025
in Ekbis
KPEI dan Bank Indonesia Hadirkan Fasilitas TPA Repo untuk Dorong Efisiensi Transaksi Pasar Uang

Metapos.id, Jakarta –  Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) bersama Bank Indonesia secara resmi memperkenalkan layanan Triparty Agent Repo (TPA Repo) pada Senin, 6 Oktober 2025. Acara peluncuran digelar di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, dan dihadiri oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Direktur Utama KPEI Iding Pardi, serta jajaran direksi dari sejumlah bank peserta pilot project TPA Repo.

 

BACA JUGA

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

Inisiatif peluncuran TPA Repo menjadi bagian dari langkah strategis KPEI sebagai infrastruktur pasar keuangan (IPK) dalam mendukung implementasi Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Valuta Asing (BPPU) 2030. Dalam blueprint tersebut, transaksi repo menjadi salah satu fokus pengembangan produk utama yang diharapkan dapat memperkuat fondasi dan kedalaman pasar uang nasional.

 

Direktur Utama KPEI, Iding Pardi, menjelaskan bahwa kehadiran layanan TPA Repo merupakan kelanjutan dari peran KPEI sebagai Central Counterparty (CCP) untuk pasar uang dan valas yang telah dijalankan sejak tahun lalu. Melalui layanan ini, KPEI memperkuat posisinya sebagai lembaga penting dalam integrasi dan efisiensi transaksi keuangan di Indonesia.

 

“Fasilitas ini akan meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi, terutama untuk instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang menjadi underlying utama dalam repo. Dengan adanya KPEI sebagai pihak independen di tengah transaksi, pengelolaan risiko menjadi lebih terpusat dan transparan,” ujar Iding.

 

TPA Repo dirancang untuk memfasilitasi transaksi repo antarbank dengan SBN sebagai instrumen utama dan penyelesaian dilakukan melalui sistem milik Bank Indonesia. Dalam mekanisme ini, KPEI bertindak sebagai agen independen (triparty agent) yang mengelola seluruh proses transaksi, mulai dari pencatatan hingga penyelesaian. Skema ini diharapkan dapat mengurangi risiko bilateral yang selama ini dihadapi para pelaku pasar.

 

Sebagai tahap awal, delapan bank telah berpartisipasi sebagai Pilot Bank TPA Repo, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, Bank Danamon, Maybank Indonesia, CIMB Niaga, dan BPD Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan industri perbankan dalam mengadopsi mekanisme TPA Repo secara menyeluruh.

 

Melalui pengembangan layanan ini, KPEI dan Bank Indonesia berharap dapat mendorong efisiensi, transparansi, serta mitigasi risiko di pasar repo antarbank. Selain itu, hadirnya TPA Repo juga menjadi bentuk nyata komitmen KPEI dalam memperluas peran fungsi kliring di luar pasar modal serta menyelaraskan infrastruktur keuangan domestik dengan praktik terbaik internasional (best practice).

 

Tags: Bank Indonesiainfrastruktur pasar keuanganKliring Penjaminan Efek IndonesiaKPEIlayanan Triparty Agent RepoMetapos.idpeluncuran TPA RepoTPA Repo
Previous Post

Program TikTok Rising 2025 Dorong Pertumbuhan Musisi Lokal Lewat Kolaborasi Kreatif

Next Post

TAMENG Jadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang, Dorong Inovasi dari Desa

Related Posts

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik
Ekbis

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

14 April 2026
Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara
Ekbis

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

13 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Ekbis

MBG Bukan Sekadar Bantuan, KADIN Nilai Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

11 April 2026
Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi
Ekbis

Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi

10 April 2026
43 Persen Warga RI Punya Side Hustle, Prudential Soroti Kesehatan Finansial
Ekbis

Prudential Luncurkan Prestige, Fokus pada Layanan Eksklusif dan Terintegrasi

9 April 2026
43 Persen Warga RI Punya Side Hustle, Prudential Soroti Kesehatan Finansial
Ekbis

43 Persen Warga RI Punya Side Hustle, Prudential Soroti Kesehatan Finansial

9 April 2026
Next Post
TAMENG Jadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang, Dorong Inovasi dari Desa

TAMENG Jadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang, Dorong Inovasi dari Desa

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini