• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, February 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Industri

Konsumsi Batu Bara di Indonesia dan Filipina Lampaui China

Afizahri by Afizahri
2 July 2024
in Industri
Produksi Batu Bara RI Capai 775 Juta Ton di Tahun 2023
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – Lembaga think tank EMBER mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Indonesia dan Filipina mencatat rekor tertinggi dalam penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik, melampaui Polandia dan China.

Tingginya konsumsi batu bara ini dikarenakan sebesar 62 persen listrik di kedua negara Asia Tenggara ini berasal dari batu bara.

Dalam data terbaru, pada tahun 2023, Indonesia mengungguli Polandia dalam hal proporsi pembangkitan listrik dari batu bara, mencapai 61,8 persen. Indonesia telah mengungguli China dalam proporsi penggunaan batu bara sejak tahun 2022.

Filipina juga mengalami peningkatan dari 59,1 persen pada tahun 2022 menjadi 61,9 persen pada tahun 2023, untuk pertama kalinya mengungguli China dan Polandia.

EMBER menyebut, dengan batu bara yang menjadi sumber energi utama listrik di Indonesia dan Filipina, energi terbarukan tidak mampu mengimbangi peningkatan permintaan listrik.

Pada tahun 2023, tenaga surya dan angin hanya menghasilkan 0,3 persen dan 3,2 persen dari total produksi listrik di Indonesia dan Filipina, jauh di bawah rata-rata ASEAN sebesar 4,4 persen dan pemimpin regional Vietnam sebesar 13 persen.

Bahkan di China dan Polandia, yang secara historis mengandalkan sumber energi batu bara, pertumbuhan pesat tenaga surya dan angin secara bertahap mengurangi proporsi batu bara.

Kemudian di China, permintaan listrik naik sebesar 6,9 persen, dengan hampir setengah dari peningkatan tersebut dipenuhi oleh tenaga surya dan angin. Sementara itu, Polandia mengalami penurunan permintaan listrik sebesar 5 persen, tetapi tenaga surya dan angin melonjak sebesar 26 persen, yang menyebabkan penurunan tajam dalam penggunaan batu bara.

Meskipun pembangkitan listrik dari batu bara meningkat dan pertumbuhan energi terbarukan lambat, Indonesia dan Filipina masih memiliki peluang besar untuk memanfaatkan potensi tenaga surya dan angin yang besar.

Rencana saat ini di Filipina dan dokumen rekomendasi Just Energy Transition Partnership (JETP) Indonesia dalam Rencana Investasi dan Kebijakan Komprehensifnya (CIPP) melihat energi terbarukan akan menyumbang 35 persen listrik di Filipina dan 44 persen di Indonesia pada tahun 2030.

Secara global, IEA dalam skenario net-zero target menetapkan target 60 persen listrik terbarukan pada tahun 2030. Karena tenaga surya dan angin merupakan sumber listrik yang cepat diterapkan dan murah.

“Indonesia dan Filipina seharusnya mempercepat pengembangan energi ini untuk memenuhi peningkatan permintaan listrik, sehingga lebih dekat dengan target net zero mereka,” kata Analis Listrik Global Ember, Kostantsa Rangelova, Selasa 2 Juli.

Tags: BatubaraChinaFilipinaMetapos.id
Afizahri

Afizahri

Related Posts

Tradisi Tahunan Mudik Lebaran: Pemerintah Tancap Gas Perbaiki Jalur Pantura

Tradisi Tahunan Mudik Lebaran: Pemerintah Tancap Gas Perbaiki Jalur Pantura

by Taufik Hidayat
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menyongsong peningkatan arus mudik Lebaran 2026, pemerintah mempercepat program perbaikan jalan rusak di berbagai titik strategis nasional....

Ko Erwin Ditangkap di Tanjungbalai Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Ko Erwin Ditangkap di Tanjungbalai Saat Hendak Kabur ke Malaysia

by Taufik Hidayat
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Rencana pelarian bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin, yang disebut menyetorkan uang Rp 2,8 miliar kepada...

Soroti Penggunaan AI di Gereja, Paus Leo Tegaskan Khotbah Tak Bisa Digantikan Mesin

BMKG: Gerhana Bulan Total Awal Maret Dapat Disaksikan dari RI

by Desti Dwi Natasya
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada 3...

Soroti Penggunaan AI di Gereja, Paus Leo Tegaskan Khotbah Tak Bisa Digantikan Mesin

Fakta Sejarah dan Astronomi di Balik Februari yang Paling Pendek

by Desti Dwi Natasya
27 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Februari 2026 tercatat hanya memiliki 28 hari. Hal ini kerap menimbulkan pertanyaan, mengingat bulan lain dalam kalender...

Next Post
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk Berkode Saham LAJU Resmi Tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Dari Padang untuk Indonesia: PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk(SPRE), Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Hingga AKhir 2023, Hutama Karya Proyeksikan Trafik Tol Trans Sumatera Naik 19 Persen

Tol Cibitung-Cilincing Bikin Perjalanan Makin Cepat, Tapi Tarifnya Masih Jadi Keluhan

21 June 2025
Rayakan Milad Pertama, Prudential Syariah Tegaskan Komitmen Wujudkan Perlindungan yang Amanah Bagi Keluarga Indonesia

Rayakan Milad Pertama, Prudential Syariah Tegaskan Komitmen Wujudkan Perlindungan yang Amanah Bagi Keluarga Indonesia

9 April 2023

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini