Metapos.id, Jakarta – Macklemore mengumumkan tiket konser yang digagasnya, Macklemore and Friends: Free Palestine Tour, telah sold out. Seluruh tiket untuk konser di Dublin, Paris, dan London ludes terjual kurang dari sepekan.
“Tiket ketiga pertunjukan tersebut langsung habis terjual,” kata Macklemore di Instagram soal konser yang penjualannya dimulai pada Senin (28/9/2026) melalui presale dan general sale pada Rabu (30/9). “Sejujurnya, saya sangat takjub.”
“Kami menyelenggarakan acara-acara ini dengan cepat dan dalam semangat kebersamaan, dengan keyakinan bahwa para musisi dapat menunjukkan solidaritas bagi Palestina, memanfaatkan panggung untuk menggalang dana, serta memperlihatkan wujud nyata dari aksi kolektif,” katanya dikutip dari berbagai sumber, Kamis (01/10/1016).
“Saat pihak penguasa berupaya membungkam seruan kita demi pembebasan, seni akan senantiasa menjadi bentuk perlawanan,” kata Macklemore.
“Dublin, Paris, dan London, terima kasih atas antusiasme luar biasa yang kalian tunjukkan. Respons terhadap acara-acara ini kembali mengingatkan kita betapa banyaknya orang di seluruh dunia yang bersatu demi Palestina yang merdeka,” katanya.
“Daftar penampil akan segera diumumkan. Tak sabar untuk segera berkumpul bersama,” tutup Macklemore dengan menyematkan emoji bendera Palestina.
Macklemore mengumumkan Macklemore and Friends: Free Palestine Tour pada 25 September 2026. Konser tersebut menjadi tindak lanjut setelah dirinya didepak dari tur Ed Sheeran di Amerika Serikat karena menyerukan dukungan bagi Palestina.
“Selama seminggu terakhir, saya menghubungi para seniman yang telah menunjukkan keberanian untuk tampil dan menggunakan panggung mereka demi solidaritas bagi rakyat Palestina, tanpa memedulikan risikonya,” kata Macklemore.
“Seniman yang paham bahwa platform kita tidaklah berarti banyak jika kita hanya bersedia menggunakannya saat situasi terasa aman,” lanjutnya.
Pertunjukan pertama dijadwalkan berlangsung di Dublin pada 26 Oktober 2026. Konser kemudian berlanjut di Paris dan London.
“Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan kepada organisasi-organisasi yang mendukung rakyat dan gerakan Palestina,” kata Macklemore.
Pada awal September 2026, Macklemore dicoret dari daftar penampil tur Ed Sheeran setelah menyerukan dukungan bagi Palestina di panggung MetLife Stadium.
Pencoretan tersebut kemudian dikaitkan dengan intervensi miliarder Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium, yang disebut mengancam melarang Sheeran menggelar konser jika Macklemore tidak disingkirkan.
Keputusan tersebut kemudian memicu reaksi dari sejumlah musisi pembuka tur Ed Sheeran. Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga memilih mengundurkan diri sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan penolakan terhadap praktik sensor di panggung musik.
Setelah didepak dari tur tersebut, Macklemore juga mengumumkan akan menyumbangkan US$1 juta atau sekitar Rp17,73 miliar dari seluruh hasil penampilannya sebagai musisi pembuka tur Ed Sheeran kepada organisasi kemanusiaan Palestina.







