Saturday, June 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Konflik Lama Perbatasan Thailand–Kamboja Kembali Mencuat di Kuil Preah Vihear

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
13 December 2025
in Internasional
Konflik Lama Perbatasan Thailand–Kamboja Kembali Mencuat di Kuil Preah Vihear

Metapos.id, Jakarta – Situasi di perbatasan Thailand dan Kamboja kembali memanas seiring meningkatnya ketegangan di sekitar kawasan Candi Preah Vihear. Kompleks candi Hindu yang didedikasikan untuk pemujaan Dewa Siwa ini telah lama menjadi sumber sengketa antara kedua negara.

Candi Preah Vihear terletak di dataran tinggi dengan posisi strategis yang menghadap langsung ke wilayah Kamboja. Kondisi geografis tersebut membuat status kepemilikan candi terus menjadi perdebatan selama puluhan tahun. Meski telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena nilai sejarah dan keasliannya, konflik perbatasan kerap menghambat pengelolaan kawasan tersebut.

BACA JUGA

Pesawat Bertabrakan dengan Tiang Lampu, 267 Penumpang Selamat

Piala Dunia 2026 Sepi Antusiasme, Hotel dan Maskapai AS Belum Nikmati Lonjakan Bisnis

UNESCO berulang kali menyerukan agar Thailand dan Kamboja menahan diri dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak situs bersejarah itu. Organisasi internasional tersebut menilai bahwa pengerahan pasukan atau konflik bersenjata di sekitar kawasan candi dapat mengancam kelestarian warisan budaya dunia.

Akar perselisihan ini bermula dari perjanjian batas wilayah tahun 1907, ketika peta yang dibuat oleh otoritas kolonial Prancis menempatkan Candi Preah Vihear di wilayah Kamboja. Thailand sempat menguasai candi tersebut pada 1954, sebelum Mahkamah Internasional (ICJ) pada 1962 memutuskan bahwa Preah Vihear secara hukum merupakan bagian dari Kamboja.

Namun, putusan tersebut tidak sepenuhnya meredakan konflik. Ketegangan kembali muncul pada 2008 saat Thailand mengklaim area di sekitar candi, meskipun bangunan utamanya berada di wilayah Kamboja. Sejak itu, kawasan tersebut kerap menjadi titik rawan gesekan diplomatik dan militer.

Bagi kedua negara, Preah Vihear bukan sekadar peninggalan sejarah, tetapi juga simbol identitas nasional serta pusat keagamaan yang memiliki nilai emosional tinggi. Oleh karena itu, setiap klaim wilayah, aktivitas pembangunan, maupun kehadiran militer di sekitar kawasan candi sering memicu reaksi keras dari kedua belah pihak.

Kembalinya ketegangan dalam beberapa hari terakhir menegaskan sensitifnya isu Candi Preah Vihear dalam hubungan bilateral Thailand dan Kamboja, sekaligus menunjukkan pentingnya jalur diplomasi untuk mencegah eskalasi konflik terbuka di wilayah perbatasan.

Tags: Candi PreahHinduKambojMetapos.idstrategisThailandUNESCOWarisan Dunia
Previous Post

Waketum Kadin Nilai Program MBG Ciptakan Pasar Pasti bagi UMKM dan Peternak Lokal

Next Post

Gagal Antar Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025, Jens Raven Minta Maaf

Related Posts

Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar
Internasional

Pesawat Bertabrakan dengan Tiang Lampu, 267 Penumpang Selamat

13 June 2026
Piala Dunia 2026 Sepi Antusiasme, Hotel dan Maskapai AS Belum Nikmati Lonjakan Bisnis
Internasional

Piala Dunia 2026 Sepi Antusiasme, Hotel dan Maskapai AS Belum Nikmati Lonjakan Bisnis

12 June 2026
Harga Batu Bara Kembali Menguat, Permintaan Global Masih Tinggi
Internasional

AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Ketegangan Timur Tengah Memanas Lagi

11 June 2026
Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan
Internasional

Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan

10 June 2026
Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan
Internasional

Arab Saudi Punya Maskapai Baru Bernama Riyadh Air, Bidik 100 Destinasi

10 June 2026
Olahraga 5 Menit yang Rutin Dilakukan Lansia Jepang untuk Tetap Bugar
Internasional

Dua Kru Apache Amerika Berhasil Diselamatkan Usai Insiden di Selat Hormuz

10 June 2026
Next Post
Gagal Antar Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025, Jens Raven Minta Maaf

Gagal Antar Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025, Jens Raven Minta Maaf

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini