Tuesday, April 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Konflik Lama Perbatasan Thailand–Kamboja Kembali Mencuat di Kuil Preah Vihear

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
13 December 2025
in Internasional
Konflik Lama Perbatasan Thailand–Kamboja Kembali Mencuat di Kuil Preah Vihear

Metapos.id, Jakarta – Situasi di perbatasan Thailand dan Kamboja kembali memanas seiring meningkatnya ketegangan di sekitar kawasan Candi Preah Vihear. Kompleks candi Hindu yang didedikasikan untuk pemujaan Dewa Siwa ini telah lama menjadi sumber sengketa antara kedua negara.

Candi Preah Vihear terletak di dataran tinggi dengan posisi strategis yang menghadap langsung ke wilayah Kamboja. Kondisi geografis tersebut membuat status kepemilikan candi terus menjadi perdebatan selama puluhan tahun. Meski telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena nilai sejarah dan keasliannya, konflik perbatasan kerap menghambat pengelolaan kawasan tersebut.

BACA JUGA

Kunjungan ke Pakistan, Iran Ajukan Syarat Penghentian Konflik ke AS

Insiden Gedung : Jaksa AS Ungkap Target Pelaku Penembakan

UNESCO berulang kali menyerukan agar Thailand dan Kamboja menahan diri dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak situs bersejarah itu. Organisasi internasional tersebut menilai bahwa pengerahan pasukan atau konflik bersenjata di sekitar kawasan candi dapat mengancam kelestarian warisan budaya dunia.

Akar perselisihan ini bermula dari perjanjian batas wilayah tahun 1907, ketika peta yang dibuat oleh otoritas kolonial Prancis menempatkan Candi Preah Vihear di wilayah Kamboja. Thailand sempat menguasai candi tersebut pada 1954, sebelum Mahkamah Internasional (ICJ) pada 1962 memutuskan bahwa Preah Vihear secara hukum merupakan bagian dari Kamboja.

Namun, putusan tersebut tidak sepenuhnya meredakan konflik. Ketegangan kembali muncul pada 2008 saat Thailand mengklaim area di sekitar candi, meskipun bangunan utamanya berada di wilayah Kamboja. Sejak itu, kawasan tersebut kerap menjadi titik rawan gesekan diplomatik dan militer.

Bagi kedua negara, Preah Vihear bukan sekadar peninggalan sejarah, tetapi juga simbol identitas nasional serta pusat keagamaan yang memiliki nilai emosional tinggi. Oleh karena itu, setiap klaim wilayah, aktivitas pembangunan, maupun kehadiran militer di sekitar kawasan candi sering memicu reaksi keras dari kedua belah pihak.

Kembalinya ketegangan dalam beberapa hari terakhir menegaskan sensitifnya isu Candi Preah Vihear dalam hubungan bilateral Thailand dan Kamboja, sekaligus menunjukkan pentingnya jalur diplomasi untuk mencegah eskalasi konflik terbuka di wilayah perbatasan.

Tags: Candi PreahHinduKambojMetapos.idstrategisThailandUNESCOWarisan Dunia
Previous Post

Waketum Kadin Nilai Program MBG Ciptakan Pasar Pasti bagi UMKM dan Peternak Lokal

Next Post

Gagal Antar Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025, Jens Raven Minta Maaf

Related Posts

Xavi Simons Cedera ACL, Tottenham Kehilangan hingga Akhir Musim
Internasional

Kunjungan ke Pakistan, Iran Ajukan Syarat Penghentian Konflik ke AS

28 April 2026
Insiden Gedung : Jaksa AS Ungkap Target Pelaku Penembakan
Internasional

Insiden Gedung : Jaksa AS Ungkap Target Pelaku Penembakan

26 April 2026
Mencekam! Trump Dievakuasi usai Tembakan di Acara Jurnalis Gedung Putih
Internasional

Mencekam! Trump Dievakuasi usai Tembakan di Acara Jurnalis Gedung Putih

26 April 2026
Indonesia Soroti Serangan ke Pasukan UNIFIL, Minta PBB Bertindak
Internasional

Indonesia Soroti Serangan ke Pasukan UNIFIL, Minta PBB Bertindak

25 April 2026
Pernikahan Massal di Gaza Hadirkan Harapan di Tengah Situasi Sulit
Internasional

Pernikahan Massal di Gaza Hadirkan Harapan di Tengah Situasi Sulit

25 April 2026
Trump Ultimatum Iran, Kapal Penebar Ranjau Akan Dihancurkan
Internasional

Trump Ultimatum Iran, Kapal Penebar Ranjau Akan Dihancurkan

24 April 2026
Next Post
Gagal Antar Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025, Jens Raven Minta Maaf

Gagal Antar Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2025, Jens Raven Minta Maaf

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini