Tuesday, May 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Komitmen Dekarbonisasi Petrokimia Gresik Mendapat Sorotan Di COP30

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 November 2025
in Ekbis
Komitmen Dekarbonisasi Petrokimia Gresik Mendapat Sorotan Di COP30

Metapos.id, Jakarta – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri di bawah holding Pupuk Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengurangan emisi karbon global melalui penerapan strategi Ekonomi Sirkular. Langkah ini dipaparkan langsung dalam ajang internasional Conference of the Parties 30 (COP30) yang berlangsung di Belém, Brazil.

 

BACA JUGA

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

Dalam forum tersebut, Senior Vice President (SVP) Teknologi & K3LH Bambang Ariwibowo memaparkan roadmap dekarbonisasi perusahaan ke depan. Sementara itu, Vice President (VP) Lingkungan Hidup Bagus Eka Saputra menyampaikan berbagai inovasi yang telah dijalankan Petrokimia Gresik untuk menghadapi tantangan perubahan iklim. Keduanya hadir mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob.

 

Secara terpisah, Daconi menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik saat ini mengoperasikan 36 pabrik dengan kapasitas produksi mencapai 11 juta ton per tahun, mencakup produk pupuk maupun nonpupuk. Besarnya skala industri tentu membawa implikasi terhadap lingkungan, sehingga sejak 2021 perusahaan telah mengakselerasi berbagai inisiatif dekarbonisasi dengan pendekatan Ekonomi Sirkular.

 

“Fokus kami adalah memanfaatkan produk samping atau byproduct agar tidak lagi menjadi beban biaya, tetapi justru memberikan nilai tambah,” kata Daconi. “Strategi ini menjadi bukti konkret bagaimana perusahaan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.”

 

Menurutnya, penerapan Ekonomi Sirkular juga menghasilkan manfaat lain seperti peningkatan kualitas lingkungan, penurunan potensi risiko K3, dan terciptanya lingkungan kerja yang lebih nyaman.

 

Bambang Ariwibowo menambahkan bahwa implementasi strategi ini dilakukan melalui optimalisasi gipsum sebagai produk samping produksi, pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA), serta penggunaan Karbon Dioksida (CO2) untuk produk seperti dry ice.

 

“Kami berupaya mengolah seluruh byproduct menjadi bahan baku atau sumber energi alternatif, sehingga proses produksi berjalan lebih efisien dan berkelanjutan,” jelas Bambang.

 

Salah satu terobosan penting adalah pemanfaatan FABA sebagai filler pupuk NPK, menggantikan clay. Uji coba menunjukkan bahwa formula tersebut tetap memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Aplikasi pupuk NPK berbahan FABA pada tanaman padi pun memberikan hasil yang setara dengan pupuk berbahan clay.

 

Biasanya, filler NPK menggunakan white clay dari proses penambangan. Dengan mengganti clay menggunakan FABA, Petrokimia Gresik tidak hanya mengurangi kebutuhan bahan tambang baru, tetapi juga memperkuat efisiensi produksi secara signifikan.

 

“Karakteristik FABA mirip dengan clay, sehingga sangat layak digunakan. Inovasi ini meningkatkan daya saing pupuk NPK dan memberi manfaat langsung bagi petani,” ungkap Bambang.

 

COP30 merupakan salah satu forum global terbesar terkait perubahan iklim. Indonesia hadir sebagai peserta aktif dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan berbagai negara dan diperkirakan menarik hingga 50.000 pengunjung. Dalam forum ini, Petrokimia Gresik tampil sebagai perwakilan industri pupuk Indonesia yang menunjukkan implementasi nyata transisi hijau di tingkat industri.

Tags: Conference of the Parties 30Ekonomi SirkularMetapos.idPetrokimia GresikPupuk IndonesiaSolusi Agroindustri
Previous Post

Kemenkeu Rekrut 300 Lulusan SMA untuk Penguatan Tenaga Lapangan Bea Cukai

Next Post

Terungkap Pemuda Tewas Ditusuk di Condet, Pelaku Ngamuk karena Cemburu dan Merasa Dihina

Related Posts

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg
Ekbis

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

23 May 2026
Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital
Ekbis

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

23 May 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

23 May 2026
Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap
Ekbis

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Kinerja Superbank Melonjak, Grab Perkuat Komitmen Jangka Panjang

22 May 2026
Next Post
Terungkap Pemuda Tewas Ditusuk di Condet, Pelaku Ngamuk karena Cemburu dan Merasa Dihina

Terungkap Pemuda Tewas Ditusuk di Condet, Pelaku Ngamuk karena Cemburu dan Merasa Dihina

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini