Metapos.id, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lima gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (24/3).
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa empat dari lima gempa tersebut terjadi di Kolaka Timur sejak dini hari hingga pagi.
Gempa pertama berkekuatan magnitudo 1,4 terjadi pada pukul 01.00 WITA, dengan kedalaman tujuh kilometer dan berlokasi sekitar delapan kilometer di selatan Kolaka Timur.
BMKG kemudian mencatat dua gempa susulan pada pukul 07.00 WITA dengan magnitudo masing-masing 1,8 dan 2,0. Kedua gempa ini berpusat di sekitar sembilan kilometer barat daya Kolaka Timur, dengan kedalaman 17 kilometer dan dua kilometer.
Tak lama berselang, gempa kembali terjadi pada pukul 07.14 WITA dengan magnitudo 1,5. Pusat gempa berada sekitar 14 kilometer di barat Kolaka Timur dengan kedalaman lima kilometer.
Sementara itu, satu gempa lainnya mengguncang Kota Kendari pada pukul 09.32 WITA dengan magnitudo 2,0, berlokasi pada koordinat 3,99 Lintang Selatan dan 122,64 Bujur Timur.
BMKG menyebut rangkaian gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal.
Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan maupun dampak signifikan akibat peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan.













