Thursday, May 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Klaim Profesor Soal Robot Anjing China di KTT AI India Berujung Polemik

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
19 February 2026
in Internasional
Menhub Siapkan 255 Kapal untuk Angkutan Lebaran 2026

Metapos.id, Jakarta – Sebuah kontroversi mencuat dalam gelaran AI Impact Summit di New Delhi setelah seorang profesor mengklaim bahwa robot anjing yang dipamerkan di stan universitasnya merupakan hasil pengembangan internal kampus. Belakangan diketahui, robot tersebut merupakan produk komersial buatan perusahaan rintisan asal China, Unitree.

Robot berwarna perak itu dipamerkan di stan Galgotias University dalam ajang kecerdasan buatan bergengsi tersebut. Dalam wawancara televisi pada Selasa, Profesor Neha Singh memperkenalkan robot yang diberi nama Orion itu kepada reporter dan menyebutnya sebagai hasil karya pusat unggulan universitas.

BACA JUGA

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Dilaporkan Ditahan Israel

“Anda harus bertemu dengan Orion,” ujar Singh saat robot tersebut melakukan sejumlah atraksi seperti melambai ke arah kamera dan berdiri dengan dua kaki belakangnya.

“Ini telah dikembangkan oleh pusat unggulan (centres of excellence) di Galgotias University,” katanya sambil menjelaskan komitmen kampus dalam investasi teknologi AI. Ia juga menambahkan, “Seperti yang Anda lihat, ia bisa mengambil berbagai bentuk dan ukuran… ia juga cukup nakal.”

Pernyataan tersebut segera memicu kritik di media sosial. Banyak pihak menilai klaim itu menyesatkan karena robot tersebut diketahui sebagai produk Unitree yang dipasarkan secara luas.

Menanggapi polemik yang berkembang, Galgotias University memberikan klarifikasi resmi melalui platform X. “Mari kita perjelas — Galgotias tidak membuat robodog ini, dan kami juga tidak pernah mengeklaimnya,” tulis pihak universitas.

Kampus menjelaskan bahwa robot Unitree tersebut baru diakuisisi dan digunakan sebagai sarana pembelajaran. “Mahasiswa kami sedang bereksperimen dengannya, menguji batas kemampuannya,” demikian penjelasan resmi tersebut. Universitas juga menegaskan bahwa meskipun mereka tidak memproduksi robot tersebut, mereka tengah membangun kapasitas akademik agar mahasiswa mampu merancang dan memproduksi teknologi serupa di masa depan.

Profesor Singh kemudian menyampaikan klarifikasi kepada wartawan pada Rabu. “Hal-hal mungkin tidak tersampaikan dengan jelas. Saya tidak mengomunikasikannya dengan benar,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa Galgotias, Vaidik Mishra, menilai persoalan ini sebagai kesalahpahaman yang diperbesar. “Kami sangat berharap KTT ini akan memberi kami platform untuk membicarakan start-up kami. Namun sekarang semuanya justru tentang kami yang berbohong soal robot, padahal itu tidak benar. Itu hanya salah paham,” katanya.

Insiden ini juga dimanfaatkan oleh Partai Kongres, oposisi pemerintah India, untuk mengkritik Perdana Menteri Narendra Modi yang menjadi tuan rumah KTT tersebut. Melalui akun X, partai itu menulis bahwa pemerintah telah “membuat India menjadi bahan tertawaan global dalam hal AI” dan menyebut kejadian tersebut sebagai sesuatu yang “sangat tidak tahu malu.”

Sementara itu, jurnalis Tapas Bhattachary yang melakukan wawancara awal mengimbau publik agar tidak menggeneralisasi insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa satu kasus tidak seharusnya menghapus kerja keras banyak inovator muda India yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Tags: Galgotias Universitykontroversi AIKTT AI IndiaMetapos.idRobot anjing ChinaUnitree
Previous Post

Persib Bandung Tersingkir dari ACL 2, Bojan Hodak Soroti Laga Tandang di Thailand

Next Post

SOTR Resmi Dilarang, Polisi Perketat Pengamanan Ramadan di Jakarta

Related Posts

Apple Watch Ultra 4 Dirumorkan Hadir dengan Desain Baru Perdana sejak 2022
Internasional

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

20 May 2026
Jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Dilaporkan Ditahan Israel
Internasional

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Dilaporkan Ditahan Israel

19 May 2026
Sinopsis Lengkap Perfect Crown Episode 1–12, Kisah Cinta Kontrak Berakhir Bahagia
Internasional

Ketegangan Memuncak, Rusia Sebut Gagalkan Serangan Drone Ukraina Skala Besar

18 May 2026
Rombongan Trump Buang Barang dari China Sebelum Tinggalkan Beijing
Internasional

Rombongan Trump Buang Barang dari China Sebelum Tinggalkan Beijing

16 May 2026
Meta Kembangkan Kacamata Pintar dengan Kontrol Neural dan Layar Monokular
Internasional

Ketegangan AS-Iran Picu Kenaikan Harga BBM Global

16 May 2026
Meta Kembangkan Kacamata Pintar dengan Kontrol Neural dan Layar Monokular
Internasional

Abbas Araghchi: Iran Tidak Akan Tunduk pada Tekanan dan Ancaman

16 May 2026
Next Post
SOTR Resmi Dilarang, Polisi Perketat Pengamanan Ramadan di Jakarta

SOTR Resmi Dilarang, Polisi Perketat Pengamanan Ramadan di Jakarta

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini