Monday, October 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kenapa Kemarau Justru Bikin Nyamuk Meningkat?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 August 2026
in Lifestyle & Health
Kenapa Kemarau Justru Bikin Nyamuk Meningkat?

Metapos.id, Jakarta – Keluhan mengenai nyamuk yang semakin sering muncul di rumah belakangan banyak disampaikan warga. Kehadiran serangga tersebut dinilai cukup mengganggu, khususnya ketika masyarakat sedang beristirahat pada malam hari.

Keluhan serupa juga muncul dari sejumlah warga di kawasan Jabodetabek. Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan apakah bertambahnya nyamuk berkaitan dengan musim kemarau yang saat ini berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia.

BACA JUGA

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Diddy Dilaporkan Bayar Napi untuk Layani Dirinya

Peneliti entomologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Awit Suwito mengatakan, ada sejumlah kondisi yang dapat memengaruhi peningkatan populasi nyamuk. Salah satunya adalah perubahan suhu lingkungan ketika musim kemarau.

“Mengapa populasi nyamuk pada musim kemarau (lebih tepatnya akhir kemarau dan awal musim hujan) rasanya lebih meningkat? Ini berkaitan dengan beberapa faktor. Faktor pertama, suhu lingkungan yang meningkat menjadikan waktu siklus hidup nyamuk semakin pendek,” kata Awit, di kutip dari berbagai sumber (20/8/2026).

Awit menjelaskan, musim kemarau menyebabkan keberadaan genangan air di area terbuka semakin terbatas. Padahal, genangan air merupakan salah satu tempat yang dapat menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk.

Berkurangnya tempat perindukan di luar rumah membuat nyamuk berpotensi beralih ke sumber air yang tersedia di sekitar permukiman. Tempat-tempat tersebut dapat berada di dalam rumah maupun lingkungan sekitar hunian.

“Sehingga nyamuk, terutama nyamuk Aedes aegypti, yang lebih menyukai habitat air jernih, akan terpusat pada tempat-tempat air yang ada di dalam atau sekitar rumah, seperti bak mandi, kolam, tempat minuman hewan peliharaan, dan lain-lain,” tutur Awit.

Faktor lain yang turut berperan adalah kemampuan telur nyamuk untuk bertahan ketika kondisi lingkungan kering. Kondisi tersebut memungkinkan telur tetap bertahan meskipun ketersediaan air selama kemarau terbatas.

Ketika memasuki musim hujan, telur-telur tersebut dapat kembali melanjutkan perkembangannya. Genangan air yang mulai terbentuk di berbagai lokasi menjadi media yang mendukung proses tersebut.

“Telur nyamuk tahan akan kondisi kering sehingga, bila memasuki awal musim hujan, menciptakan genangan-genangan air yang memungkinkan telur tersebut melanjutkan siklus hidupnya. Sehingga seolah-olah penambahan populasi nyamuk makin tinggi dan serempak,” tutur Awit.

Dengan demikian, kesan meningkatnya jumlah nyamuk tidak semata-mata disebabkan oleh musim kemarau. Fenomena tersebut juga berkaitan dengan pola perkembangan nyamuk pada masa peralihan dari penghujung kemarau menuju awal musim hujan.

Tags: Aedes aegyptiBRINgenangan airMetapos.idmusim kemaraunyamukpopulasi nyamuk
Previous Post

Al Qadsiah Perkuat Lini Tengah dengan Reijnders

Next Post

Dana DP Haji RI Rp66,6 Miliar Ditahan Saudi, Pemerintah Protes

Related Posts

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter
Lifestyle & Health

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

5 October 2026
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang, Moreira Kedua
Lifestyle & Health

Diddy Dilaporkan Bayar Napi untuk Layani Dirinya

4 October 2026
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang, Moreira Kedua
Lifestyle & Health

Campak Merebak di AS, Hampir 3.900 Kasus

4 October 2026
Jangan Sepelekan Flu Saat Pancaroba, Bijak Memilih Obat
Lifestyle & Health

Jangan Sepelekan Flu Saat Pancaroba, Bijak Memilih Obat

4 October 2026
Saat Kakak dan Adik Bertengkar, Ini Peran Orang Tua
Lifestyle & Health

Saat Kakak dan Adik Bertengkar, Ini Peran Orang Tua

4 October 2026
Apa yang Membuat Jengkol Punya Bau Khas?
Lifestyle & Health

Apa yang Membuat Jengkol Punya Bau Khas?

4 October 2026
Next Post
Dana DP Haji RI Rp66,6 Miliar Ditahan Saudi, Pemerintah Protes

Dana DP Haji RI Rp66,6 Miliar Ditahan Saudi, Pemerintah Protes

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini