Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kementerian PU Alokasikan Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Bangun Tanggul di Kali Bekasi

Afizahri by Afizahri
18 March 2025
in Ekbis
Serapan Anggaran Kementerian PUPR Baru Capai 22,7 Persen

Jakarta, Metapos.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,6 triliun untuk membangun tanggul-tanggul di bantaran Kali Bekasi, Jawa Barat, sepanjang 19,64 kilometer.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti usai melakukan pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin, 17 Maret.

BACA JUGA

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

“Nilai pekerjaan kalau yang tanggul di Bekasi dari paket 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 itu totalnya Rp3,6 triliun,” ujar Diana.

Di samping itu, Diana bilang, pihaknya juga akan membangun delapan kolam retensi. Akan tetapi, kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan studi kelayakan atau feasibility study (FS).

“Tetapi kalau untuk kolam retensi saat ini kami sedang melakukan FS-nya,” kata dia.

Menurut Diana, semua pekerjaan pembangunan tanggul itu baru bisa dikerjakan mulai Juni mendatang. Sebab, saat ini masih terkendala masalah pembebasan lahan.

“Untuk penanggulangan tanggul-tanggul yang sampai dengan saat ini kami masih membutuhkan lahan dan lahan ini tentunya kami harus bersama-sama dengan para pemangku kepentingan yang ada di daerah,” ucap Diana.

Sebelumnya, Diana menyoroti tentang peristiwa banjir bandang yang melanda Sukabumi hingga Jabodetabek beberapa waktu lalu.

Diana bilang, salah satu penyebab terjadinya banjir karena banyaknya permukiman penduduk di sempadan sungai.

Diana mengaku, dirinya sempat berkunjung ke beberapa titik banjir bandang, salah satunya di Cisarua, Kabupaten Bogor. Bahkan, permukiman warga di sisi sungai menyebabkan ukuran sungai menjadi mengecil.

“Di Cisarua itu banjirnya menerjang permukiman penduduk yang berada di atas sungai. Dulu sungainya itu besar, terus sekarang menjadi kecil. Karena apa? Karena banyaknya rumah-rumah yang berdiri, sebenarnya itu sempadan sungai, tapi dia tambahkan rumah-rumahnya,” ujar Diana saat ditemui di kantornya, Rabu, 12 Maret.

Dia menilai, keberadaan permukiman itu menjadi penyebab dari banjir bandang kemarin. Sebab, air yang seharusnya mengalir deras karena intensitas hujan cukup tinggi, kini tak mampu menampung air karena ukuran sungainya mengecil.

Mengingat, ukuran sungai ataupun danau yang mengecil, akhirnya aliran air tidak mampu terbendung.

Aliran air tersebut pun kemudian meluap dan menyebabkan banjir bandang di rumah-rumah warga.

Sedangkan di Bekasi sendiri, kondisinya juga tidak jauh berbeda. Diana menilai, keberadaan permukiman di sempadan sungai membuat Kementerian PU kesulitan untuk membangun tanggul sungai.

“Besok itu kami dengan Pak Gubernur DKI (Pramono Anung) dan Menteri ATR (Nusron Wahid) akan duduk bareng lagi untuk (bahas) tanggul-tanggul yang di Bekasi,” ungkapnya.

Tags: Kementerian PUMetapos.id
Previous Post

Prudential Syariah Ajak Keluarga Indonesia untuk Jaga Makna Ramadan melalui Literasi Keuangan Syariah dan Gaya Hidup yang Mindful

Next Post

PGN Siapkan Pasokan Gas Bumi ke Kawasan Industri Jatengland

Related Posts

Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Sengketa dugaan pemindahan dana RDN senilai Rp2,58 miliar masuk tahap mediasi di PN Jakarta Pusat pada 9 September 2026.
Ekbis

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

4 September 2026
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat riset dan manufaktur bisnis fragrance untuk memperluas pasar serta masuk rantai pasok global.
Ekbis

SMLE Ekspansi Bisnis Fragrance, Bidik Pasar Global

2 September 2026
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030 dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).
Ekbis

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

2 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia-TikTok Shop Apresiasi Pelaku F&B Lewat NYAM Awards

2 September 2026
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) meraih empat penghargaan IQSA 2026 berkat kepemimpinan HSSE, inovasi digital, dan penguatan budaya keselamatan.
Ekbis

PMSol Sabet Empat Penghargaan IQSA 2026

1 September 2026
Next Post
PGN Dorong Masyarakat Gunakan Gas Bumi

PGN Siapkan Pasokan Gas Bumi ke Kawasan Industri Jatengland

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini