• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, February 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Kegiatan Belajar di Aceh Tamiang Kembali Dilaksanakan Meski Sekolah Masih Terdampak Bencana

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
6 January 2026
in Nasional
Kegiatan Belajar di Aceh Tamiang Kembali Dilaksanakan Meski Sekolah Masih Terdampak Bencana
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kabupaten Aceh Tamiang mulai kembali dilaksanakan pascabencana, meskipun sebagian besar sekolah masih berada dalam kondisi darurat. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang, Sepriyanto, menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan tetap diminta membuka layanan pembelajaran sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

“Walaupun hanya ada satu guru dan satu murid yang hadir, sekolah harus tetap dibuka. Ini menjadi penyemangat agar pendidikan tetap berjalan dengan standar masa darurat,” ujar Sepriyanto di Aceh Tamiang.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan KBM di wilayah terdampak bencana mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026. Dalam surat edaran tersebut, satuan pendidikan diminta tetap melaksanakan KBM secara aktif dan fleksibel menyesuaikan kondisi lapangan.

Menurut Sepriyanto, pelaksanaan KBM dapat dilakukan di berbagai lokasi, seperti di sekolah, tenda darurat, rumah warga, maupun tempat lain yang memungkinkan, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan peserta didik serta pendidik.

Ia mengungkapkan, sekitar 80 persen bangunan sekolah di Aceh Tamiang terdampak bencana, sehingga banyak kegiatan belajar terpaksa dipindahkan ke tenda-tenda darurat atau lokasi sementara. Selain itu, sejumlah sekolah yang tidak terdampak langsung juga mengalami kendala karena guru dan muridnya menjadi korban banjir bandang.

Sebagai bentuk kepedulian dan untuk menghindari kesenjangan sosial di lingkungan sekolah, Disdikbud Aceh Tamiang tidak mewajibkan peserta didik mengenakan seragam sekolah. “Jika ada sebagian murid yang memakai seragam sementara yang lain tidak, hal itu justru dapat menimbulkan kesenjangan,” katanya.

Sepriyanto juga mengimbau para guru untuk tetap berperan aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran, menyesuaikan metode dan materi dengan kondisi sekolah maupun lokasi belajar sementara.

Di sisi lain, pihaknya menerima banyak laporan dari kepala sekolah terkait kerusakan gedung sekolah dengan kategori rusak sedang hingga berat. Kondisi tersebut membuat sejumlah sekolah mengajukan permintaan tenda tambahan, sementara ketersediaan tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terbatas.

Tags: Aceh TamiangdaruratDisdikbudKBMMetapos.idpascabencanaPendidikanSepriyanto
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Enam Ruas Tol Fungsional Dig ratiskan

Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Enam Ruas Tol Fungsional Dig ratiskan

by Taufik Hidayat
23 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah menetapkan pembukaan enam ruas jalan tol fungsional tanpa tarif selama masa mudik Lebaran 2026. Ruas tol...

Standar Halal Nasional Terancam, Komisi VIII DPR Kritik Pelonggaran Sertifikasi Produk AS

Standar Halal Nasional Terancam, Komisi VIII DPR Kritik Pelonggaran Sertifikasi Produk AS

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap rencana pelonggaran kewajiban sertifikasi halal bagi...

Larangan Mudik Motor Dipersoalkan DPR: Jangan Tambah Beban Rakyat

Larangan Mudik Motor Dipersoalkan DPR: Jangan Tambah Beban Rakyat

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, menyampaikan bahwa tradisi mudik Lebaran telah menjadi bagian tak...

Ibu Tiri Terduga Pelaku Kekerasan Bocah di Sukabumi Resmi Diamankan Aparat

Ibu Tiri Terduga Pelaku Kekerasan Bocah di Sukabumi Resmi Diamankan Aparat

by Taufik Hidayat
22 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi mengamankan TR (47), ibu tiri dari NS (12),...

Next Post
Rano Karno Imbau Kewaspadaan Superflu, Pemeriksaan Pelaku Perjalanan Diperketat

Rano Karno Imbau Kewaspadaan Superflu, Pemeriksaan Pelaku Perjalanan Diperketat

Recommended.

Laba BTN Melonjak 23,89%

Laba BTN Melonjak 23,89%

22 April 2022
BTN Jakarta Run 2023 Bakal Digelar

BTN Jakarta Run 2023 Bakal Digelar

23 June 2023

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini