Metapos.id, Jakarta — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan penghargaan kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Perkara tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah pejabat tinggi Polri turut ditetapkan sebagai tersangka.
Pernyataan apresiasi Kapolri disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikutip kamis (6/11/2026).
“Kapolri juga turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan juga kepada sesepuh Polri, hari ini tadi hadir bertemu Bapak Kapolri, dan juga seluruh berbagai elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan moral, masukan, dan kepercayaan yang diberikan,” kata Trunoyudo.
Trunoyudo menjelaskan, perhatian dan kepercayaan yang diberikan masyarakat dinilai memiliki arti penting bagi institusi kepolisian. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Polri untuk tetap menjalankan seluruh proses hukum sesuai prinsip profesionalitas, objektivitas, dan transparansi.
“Ini tentunya menjadi penguat bagi institusi Polri untuk terus menjalankan tugas, termasuk dalam proses penegakan hukum yang secara profesional, objektif, dan transparan,” imbuhnya.
Di samping memberikan apresiasi kepada masyarakat, Suyudi juga mengingatkan seluruh jajaran kepolisian agar tetap menjaga persatuan internal di tengah berbagai dinamika yang sedang dihadapi institusi.
Kapolri menekankan bahwa setiap anggota harus mempertahankan integritas dan komitmen pengabdian dalam menjalankan tanggung jawabnya. Pelaksanaan tugas kepolisian juga diminta tetap mengutamakan sikap profesional serta ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kapolri juga berpesan kepada seluruh personel Polri senantiasa menjalan tugas dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan tanggung jawab. Sejalan dengan semangat polisi bersama masyarakat,” ujar Trunoyudo.






