Metapos.id, Jakarta – Derby d’Italia kembali menghangatkan akhir pekan ketika Inter Milan menghadapi Juventus dalam lanjutan Liga Italia. Duel prestisius ini akan digelar di Giuseppe Meazza, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB, dan diprediksi berlangsung dengan tempo tinggi serta intensitas serangan yang agresif dari kedua kubu.
Inter datang dengan status pemuncak klasemen, mengoleksi 58 poin dan unggul 12 angka dari Juventus yang berada di posisi keempat. Namun keunggulan posisi tersebut tidak menjamin dominasi mutlak, mengingat Juventus pernah menaklukkan Inter 4-3 pada pertemuan pertama musim ini di Turin.
Grafik performa Inter menunjukkan tren menanjak. Dari delapan pertandingan terakhir liga, pasukan Nerazzurri mencatatkan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Ketajaman lini depan menjadi faktor utama kekuatan mereka, dengan total 57 gol dari 24 laga menjadikannya tim paling produktif di kompetisi musim ini.
Di sisi lain, Juventus juga tampil tajam dan konsisten. Dengan koleksi 41 gol, Bianconeri menempati posisi kedua sebagai tim paling subur setelah Inter.
Statistik Opta memperlihatkan kedua tim sama-sama dominan dalam tekanan ofensif, baik dari intensitas penetrasi ke kotak penalti lawan maupun jumlah peluang yang mengarah ke gawang.
Mantan pemain Serie A, Mirko Antenucci, memprediksi laga ini akan berlangsung terbuka. Ia menilai Inter kini tampil lebih matang dan komplet, sementara Juventus menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi organisasi permainan, kekompakan tim, serta kontribusi pemain muda dalam skema serangan.
Dengan gaya bermain yang sama-sama ofensif dan ambisi besar di Derby d’Italia, pertemuan Inter kontra Juventus diyakini akan menjadi salah satu pertandingan paling atraktif dan berpotensi menghadirkan banyak gol sepanjang musim ini.












