Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ini Jurus Menperin Tingkatkan Kinerja Manufaktur RI di 2024

Afizahri by Afizahri
15 January 2024
in Ekbis
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Jakarta,Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya untuk terus meningkatkan kinerja industri manufaktur pada 2024 ini di tengah tantangan dampak geoekonomi dan geopolitik global.

Sebab, selama ini industri manufaktur menjadi tulang punggung dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Guna membidik sasaran tersebut, Kemenperin fokus menjalankan berbagai program prioritas pada 2024 ini.

Misalnya, program pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kompetensi, program restrukturisasi mesin dan/atau peralatan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta program penumbuhan wirausaha baru dan pengembangan IKM startup berbasis teknologi.

Selain itu, Kemenperin akan berupaya untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri melalui program sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), melanjutkan hilirisasi sumber daya alam di tiga sektor, yakni industri berbasis agro, industri berbasis bahan tambang dan mineral serta industri berbasis migas dan batu bara.

“Kami juga akan melaksanakan program bantuan pemerintah untuk pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda dua baru, pengembangan kawasan industri, serta fasilitasi sertifikasi industri hijau,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis yang diterima VOI, Senin, 15 Januari.

Menperin Agus mengklaim bahwa sepanjang 2023 pihaknya sudah mengelola industri manufaktur dengan baik sehingga pertumbuhannya terus meningkat.

“Ini yang harus menjadi fokus dan perhatian kami bersama ke depannya,” katanya.

Agus menyebut, peran penting industri manufaktur nasional tercermin dari kontribusinya yang tergolong paling besar terhadap PDB nasional, yakni mencapai 16,83 persen pada triwulan III tahun 2023.

Pada periode yang sama, pertumbuhan industri manufaktur menembus 5,02 persen atau mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 4,94 persen.

“Industri manufaktur juga konsisten menjadi kontributor terbesar dalam capaian nilai ekspor kami. Pada periode Januari-November (2023), ekspor produk manufaktur masih mendominasi dengan nilai lebih dari 171,23 miliar dolar AS,” ucapnya.

Dengan demikian, berdasarkan laporan safeguardglobal.com, Indonesia disebutkan masuk daftar 10 besar penyumbang produk manufaktur dunia, yang sekaligus satu-satunya negara ASEAN di dalam daftar tersebut.

Berdasarkan publikasi itu, Indonesia berkontribusi sebesar 1,4 persen kepada produk manufaktur global.

Posisi prestisius ini merupakan kenaikan yang berarti.

Sebab, pada empat tahun lalu Indonesia masih berada di posisi 16.

Seiring dengan harapan membaiknya kondisi global dan perekonomian nasional, kata Agus, pihaknya pun optimistis bahwa performa industri manufaktur akan semakin menjulang di Tahun Naga Kayu ini.

“Kami memproyeksi untuk pertumbuhan industri pengolahan nonmigas tahun 2023 sebesar 4,81 persen, dan kami tetapkan target 2024 sebesar 5,80 persen,” imbuhnya.

Tags: Kinerja manufakturMenperinMetapos.id
Previous Post

BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus 3,31 Miliar Dolar AS di Desember 2023

Next Post

BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Gede

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Gede

BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Gede

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini