Metapos.id, Jakarta – Indonesia masuk dalam empat besar negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers’ Choice Awards dari Condé Nast Traveller. Indonesia meraih skor 97,50 dan menjadi negara dengan posisi tertinggi di Asia dalam pemeringkatan tersebut.
Mengutip CNTraveller, Minggu (24/10/2026), daftar ini disusun berdasarkan penilaian para pembaca mengenai keramahan yang mereka alami ketika berwisata ke berbagai negara.
Penilaian mencakup pengalaman berinteraksi dengan warga lokal, cara masyarakat menyambut pengunjung, hingga kenyamanan wisatawan saat mengenal kehidupan setempat. Berbagai pengalaman tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan negara yang dinilai ramah bagi pelancong.
Kosta Rika menduduki posisi pertama sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026. Selandia Baru berada di peringkat kedua, diikuti Irlandia di posisi ketiga, sedangkan Indonesia menempati urutan keempat dengan skor 97,50.
Negara lain turut menghiasi daftar tersebut, termasuk Italia yang berada di peringkat ketujuh dan Yunani di posisi kedelapan. Thailand menempati urutan kesembilan dengan skor 96,00, sementara India melengkapi posisi 10 besar dengan nilai 95,87.
Keramahan masyarakat menjadi salah satu aspek yang dapat meninggalkan kesan bagi wisatawan. Sambutan hangat, percakapan dengan penduduk lokal, serta kesempatan mengenal kebiasaan dan budaya setempat dapat memperkaya pengalaman selama perjalanan.
Gotong Royong dan Tradisi Lokal Perkuat Citra Indonesia
Budaya gotong royong dan kebiasaan membantu sesama merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam aktivitas sehari-hari, baik melalui kegiatan bersama di lingkungan tempat tinggal maupun interaksi dengan pengunjung dari berbagai daerah dan negara.
Pengalaman keramahan tidak selalu hadir melalui hal besar. Berbincang dengan pemilik warung, mendapatkan rekomendasi tempat wisata dari warga, atau menikmati hidangan bersama masyarakat setempat bisa menjadi bagian berkesan dari sebuah perjalanan.
Keberagaman budaya Indonesia juga memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan. Di Bali, berbagai upacara keagamaan Hindu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sedangkan Jawa dan Lombok memiliki tradisi serta perayaan lokal yang memperlihatkan kekayaan budaya daerah.
Melalui interaksi langsung, wisatawan dapat mengenal Indonesia lebih dekat. Mencicipi makanan khas, menyaksikan tradisi masyarakat, hingga berbagi cerita dengan penduduk setempat menjadi cara untuk memahami kehidupan lokal sekaligus merasakan keramahan yang ditawarkan setiap destinasi.






