Thursday, August 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Indonesia Dianggap Berwibawa Pimpin G20 karena Sukses Atasi Pandemi COVID-19

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 April 2022
in Nasional
Indonesia Dianggap Berwibawa Pimpin G20 karena Sukses Atasi Pandemi COVID-19

Metapos.id, Jakarta – Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bahwa Indonesia termasuk dari sedikit negara besar yang sukses mengelola risiko COVID-19 secara baik.

Menurut Febrio, keberhasilan RI di situasi pandemi juga terlihat dari ketepatan pengambilan keputusan ekonomi, pengelolaan fiskal, serta memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat.

BACA JUGA

TelkomGroup Perluas Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

Jelang Sidang Banding, Nadiem Bicara Keadilan dan Hukum

Dalam catatannya, Indonesia ‘hanya’ terkontraksi sebesar minus 2,1 persen pada 2020 disaat negara lain mengalami pertumbuhan negatif hingga double digit bahkan minus 22 persen.

“Indonesia menjadi salah satu negara yang paling berhasil mengelola pandemi, baik secara keuangan negara, secara perekonomian, dan melindungi masyarakatnya. Kita belajar banyak dengan keterbatasan yang ada untuk bisa menghasilkan tata kelola dan outcome yang baik bagi masyarakat,” ujarnya dalam diskusi virtual pada Kamis, 7 April.

Febrio menambahkan, hal tersebut kemudian membawa keuntungan tersendiri bagi kepemimpinan Indonesia di forum G20 tahun ini.

“Postur ini di dunia global memang membuat Indonesia menjadi negara yang terpandang. Jadi ketika menjadi menjabat Presidensi G20 memang kita punya kredibilitas yang kuat,” tegas dia.

Anak buah Sri Mulyani itu lantas menjelaskan tiga agenda penting yang diusung RI dalam G20. Pertama adalah bidang kesehatan dengan menginisiasi berdirinya Global Preparedness for Pandemic, yang merupakan dana internasional kolektif untuk mengatasi pandemi dan mempercepat produksi vaksin di masa depan.

“Harapannya di akhir periode G20 ini kita bisa mengeluarkan semacam skema pembiayaan dari negara maju dan negara berkembang agar persoalan pandemi bisa diatasi dengan cepat,” tuturnya.

Kedua, mempercepat proses digitalisasi perekonomian, utamanya dengan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masuk ke ekosistem virtual.

“Kita punya potensi UMKM yang banyak, e-commerce, ditunjang juga oleh kelas menengah. Ini semua berpotensi menarik investor untuk membangun infrastruktur digital di Indonesia,” katanya.

Lalu yang ketiga adalah upaya mitigasi atas isu perubahan lingkungan. Diungkapkan Febrio jika Indonesia sangat serius dalam menggarap agenda ini. Pasalnya, RI memiliki belasan ribu pulau yang sangat sensitif dengan kenaikan permukaan air laut.

“Untuk itu kita mendorong dekarbonisasi dari pembangkit listrik yang mayoritas masih bahan bakar fosil. Melalui isu ini ke global maka akan ada investasi untuk proyek-proyek hijau yang berarti aliran dana akan masuk ke Indonesia,” tutup Febrio.

Tags: G20Metapos.id
Previous Post

Terus Bertransformasi Digital, BSI Raih Penghargaan Mobile Banking Syariah Terbaik

Next Post

Kolaborasi PT Sarinah dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(LPEI)/Indonesia Eximbank: Ekspor Perdana Ikan Tuna ke Vietnam

Related Posts

TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan hingga Rp1,3 miliar bagi masyarakat terdampak gempa NTT, mencakup logistik, kesehatan, dapur umum, dan air bersih.
Nasional

TelkomGroup Perluas Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

27 August 2026
Nadiem Makarim berharap sidang banding terakhirnya menjadi momentum perbaikan penegakan hukum, sementara ahli menyoroti metodologi penghitungan kerugian negara.
Nasional

Jelang Sidang Banding, Nadiem Bicara Keadilan dan Hukum

27 August 2026
Ibu Korban Daycare Aresha Ungkap Penyesalan yang Menghantui
Nasional

Ibu Korban Daycare Aresha Ungkap Penyesalan yang Menghantui

27 August 2026
Botok Hadiri Paripurna DPR, Massa AMPB Tetap Berdemo
Nasional

Botok Hadiri Paripurna DPR, Massa AMPB Tetap Berdemo

27 August 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Nasional

KPK Temukan Uang Dolar Singapura Tersimpan di Plafon Rumah Gatot

27 August 2026
Akses Sulit, Kemenkes Kirim Tenaga Medis Langsung ke Lokasi
Nasional

Akses Sulit, Kemenkes Kirim Tenaga Medis Langsung ke Lokasi

27 August 2026
Next Post
Kolaborasi PT Sarinah dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia(LPEI)/Indonesia Eximbank: Ekspor Perdana Ikan Tuna ke Vietnam

Kolaborasi PT Sarinah dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(LPEI)/Indonesia Eximbank: Ekspor Perdana Ikan Tuna ke Vietnam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini