Thursday, May 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Indonesia dan Sejumlah Negara Arab Kecam Klaim Israel atas Lahan Tepi Barat

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
18 February 2026
in Internasional
Indonesia dan Sejumlah Negara Arab Kecam Klaim Israel atas Lahan Tepi Barat

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri Indonesia bersama Mesir, Yordania, Pakistan, Arab Saudi, Qatar, Turkiye, dan Uni Emirat Arab menyatakan kecaman keras terhadap kebijakan Israel yang menetapkan tanah yang didudukinya di Tepi Barat sebagai bagian dari “wilayah negara”.

Kebijakan tersebut meliputi pendaftaran kepemilikan lahan untuk pertama kalinya sejak 1967, yang dinilai sebagai tindakan melawan hukum dan bentuk peningkatan eskalasi pendudukan.

BACA JUGA

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Dilaporkan Ditahan Israel

Langkah ini dianggap semakin menguatkan dominasi Israel atas wilayah pendudukan, mempercepat perampasan tanah milik warga, serta menerapkan kedaulatan secara sepihak di wilayah Palestina.

Dalam pernyataan resminya, Kemlu RI menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, serta bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB yang secara konsisten menolak perubahan demografi, status hukum, dan karakter wilayah Palestina yang berada di bawah pendudukan.

Kemlu juga menilai langkah tersebut berpotensi membentuk sistem hukum dan administratif baru yang bertujuan mengukuhkan pendudukan jangka panjang.

Situasi ini dinilai akan melemahkan solusi dua negara, menghambat terwujudnya negara Palestina yang merdeka, berdaulat, dan berkelanjutan, serta mengancam tercapainya perdamaian yang adil, komprehensif, dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Tags: Dk PBBIsraelkebijakan Israelmelawan hukumMetapos.idPalestinaperampasan tanahPerdamaianTepi baratwilayah negara
Previous Post

Prudential dan Standard Chartered Luncurkan PRUTreasure Dollar, Asuransi Jiwa USD untuk Segmen Affluent

Next Post

Isu Publik Memanas, MKD DPR Selidiki Etika Pencalonan Adies Kadir

Related Posts

Apple Watch Ultra 4 Dirumorkan Hadir dengan Desain Baru Perdana sejak 2022
Internasional

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

20 May 2026
Jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Dilaporkan Ditahan Israel
Internasional

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Dilaporkan Ditahan Israel

19 May 2026
Sinopsis Lengkap Perfect Crown Episode 1–12, Kisah Cinta Kontrak Berakhir Bahagia
Internasional

Ketegangan Memuncak, Rusia Sebut Gagalkan Serangan Drone Ukraina Skala Besar

18 May 2026
Rombongan Trump Buang Barang dari China Sebelum Tinggalkan Beijing
Internasional

Rombongan Trump Buang Barang dari China Sebelum Tinggalkan Beijing

16 May 2026
Meta Kembangkan Kacamata Pintar dengan Kontrol Neural dan Layar Monokular
Internasional

Ketegangan AS-Iran Picu Kenaikan Harga BBM Global

16 May 2026
Meta Kembangkan Kacamata Pintar dengan Kontrol Neural dan Layar Monokular
Internasional

Abbas Araghchi: Iran Tidak Akan Tunduk pada Tekanan dan Ancaman

16 May 2026
Next Post
Isu Publik Memanas, MKD DPR Selidiki Etika Pencalonan Adies Kadir

Isu Publik Memanas, MKD DPR Selidiki Etika Pencalonan Adies Kadir

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini