Thursday, September 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Impor Jagung Turun, Ini Kata Presiden Jokowi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 October 2022
in Ekbis
Jokowi Berencana Larang Ekspor Bauksit

JAKARTA,Metapos.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pamer pencapaian pemerintah dalam menekan impor jagung. Kata Jokowi, Indonesia dulunya mengimpor jagung sebanyak 3,5 juta ton per tahun. Namun, dalam tujuh tahun terakhir turun menjadi 800 ribu ton saja per tahun.

“Tadi saya melihat yang saya kagum, urusan jagung. Jagung itu sudah sekian tahun kita impor 3,5 juta ton per tahun, dan sudah 7 tahun ini sudah anjlok impor kita tinggal 800 ribu ton per tahun. Saya kagum,” kata Jokowi dalam peluncuran acara peluncuran Gerakan Kemitraan Eksklusif untuk UMKM Naik Kelas, Senin, 3 Oktober.

BACA JUGA

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa pencapaian tersebut tak terlepas dari pendampingan terhadap petani. Alhasil, produksi petani jagung lokal meningkat.

Dimana setiap 1 hektare lahan yang semula menghasilkan 4 ton jagung, kini bisa meningkat dua kali lipat jadi 8 ton. “Karena apa? petani jagung ada yang mendampingi, petani jagung ada yang mengawal,” jelasnya.

Kata Jokowi, ongkos produksi jagung hanya Rp1.800 sampai Rp1.900 per kilogram. “Itu yang yang saya tahu saat saya ke Dompu (NTB) jualnya bisa Rp3.800 per kilogram. Untung sudah 100 persen,” tuturnya.

Karena hal ini, Jokowi tak ingin model pembinaan dilakukan untuk petani komoditas jagung saja. Ia ingin model ini juga dilakukan pada komoditas lain seperti padi, porang dan singkong.

“Ini jangan di jagung saja harusnya komoditas yang lain harus didampingi dengan pola yang sama, kalau jagung bisa mestinya padi bisa, singkong bisa, kopi bisa, porang bisa dan itu jadi tugas perusahaan-perusahan besar,” katanya.

Jokowi juga memberi peringatan kepada perusahaan-perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan agar kualitas bisnis dan produk dari usaha kecil.

“Jangan sampai ada perusahaan besar di satu daerah pabriknya kelihatan tinggi dan besar, lingkungan (sekitarnya) miskin,” ucapnya.

Tags: Impor jagungMetapos.idPresiden Jokowi
Previous Post

Mendag Apresiasi Program Pangan Murah Bersubsidi Pemprov DKI

Next Post

BPS Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM Hanya Dua Bulan

Related Posts

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekbis

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

9 September 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.
Ekbis

Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Bawang Merah Nganjuk

9 September 2026
SRO pasar modal menyalurkan bantuan sarana teknologi untuk Universitas Khairun dan cold storage tenaga surya bagi nelayan Rua, Maluku Utara.
Ekbis

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

7 September 2026
Ekonom Bambang Brodjonegoro menilai integrasi ekosistem jalan tol penting untuk memperlancar konektivitas dan menekan biaya logistik Indonesia.
Ekbis

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

7 September 2026
Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Next Post
Inflasi Juli Tembus 4,94 Persen, Tertinggi Sejak Oktober 2015

BPS Sebut Dampak Kenaikan Harga BBM Hanya Dua Bulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini