Tuesday, August 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Hunian Sementara Korban Bencana di Taput Mulai Dibangun, Ini Penampakannya

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
22 December 2025
in Nasional
Hunian Sementara Korban Bencana di Taput Mulai Dibangun, Ini Penampakannya

Metapos.id, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai merealisasikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Pembangunan ini dilakukan setelah tahapan pembersihan serta persiapan lahan selesai dilaksanakan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa sebanyak 40 unit huntara akan didirikan di lahan seluas kurang lebih 4 hektare yang berada di Dusun Sibalanga Julu, Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting. Proses pembangunan telah dimulai sejak Jumat, 19 Desember 2025.

BACA JUGA

Tak Kenal Jarak, ASABRI Kunjungi Pensiunan di Perbatasan Indonesia-Filipina

Cerita Neeltje Deliana Jalankan Tugas sebagai Pembawa Baki di Istana Merdeka

Ia menjelaskan, hingga Minggu, 21 Desember 2025, pembukaan lahan telah rampung sepenuhnya dan satu unit huntara telah mencapai progres pembangunan sekitar 75 persen. Hunian sementara tersebut dirancang dengan konsep rumah tumbuh yang memungkinkan pengembangan menjadi hunian tetap di masa mendatang.

Setiap kepala keluarga akan memperoleh lahan seluas 6 x 6 meter dengan bangunan rumah berukuran 4 x 6 meter. Huntara dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sehat dan Aman (RISHAM) dengan struktur rangka beton bertulang. Fasilitas yang tersedia meliputi satu kamar tidur, satu ruang utama, serta satu kamar mandi lengkap dengan
septic tank.

BNPB menargetkan penyelesaian pembangunan huntara tahap pertama dalam kurun waktu lima minggu. Hunian tersebut diharapkan sudah dapat digunakan oleh masyarakat terdampak pada Januari 2026.

Selain fokus pada pembangunan fisik, BNPB juga telah melakukan sosialisasi kepada warga terdampak di Kantor Desa Sibalanga pada Sabtu, 20 Desember 2025. Pemerintah pusat pun terus mendorong percepatan relokasi dan penyediaan hunian tetap bagi korban bencana di wilayah Sumatera.

Abdul Muhari menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi korban bencana dapat diselesaikan secepat mungkin. Sebagai tindak lanjut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap di Tapanuli Utara.

Hunian tetap tersebut akan dibangun di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, dengan total 103 unit dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan atau hingga Maret 2026.

Pembangunan hunian tetap juga dilaksanakan di sejumlah daerah lain, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga, melalui kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Tags: 40 unit huntaraAbdul MuhariBanjir longsorMetapos.idTapanuli Utara
Previous Post

Kontrak Penambangan Blackwater Diperpanjang hingga 2030, BUMA Australia Kantongi AUD740 Juta

Next Post

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Selama Libur Sekolah, Ini Skemanya

Related Posts

ASABRI layani pensiunan di perbatasan
Nasional

Tak Kenal Jarak, ASABRI Kunjungi Pensiunan di Perbatasan Indonesia-Filipina

18 August 2026
Neeltje Deliana Paskibraka Papua
Nasional

Cerita Neeltje Deliana Jalankan Tugas sebagai Pembawa Baki di Istana Merdeka

18 August 2026
Ilustrasi Work From Home (WFH)
Nasional

Pekerja Swasta di Jakarta Boleh WFH Hari Ini, Berikut Ketentuannya

18 August 2026
Bromo Masih Dipantau, Kemenhut Cegah Bara Api Kembali Menyala
Nasional

Bromo Masih Dipantau, Kemenhut Cegah Bara Api Kembali Menyala

18 August 2026
81 Tahun Indonesia Merdeka, Begini Sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945
Nasional

Dari Mesir hingga Yaman, Ini 8 Negara Awal yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia

17 August 2026
81 Tahun Indonesia Merdeka, Begini Sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945
Nasional

81 Tahun Indonesia Merdeka, Begini Sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945

17 August 2026
Next Post
Program Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Selama Libur Sekolah, Ini Skemanya

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Selama Libur Sekolah, Ini Skemanya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini