Metapos.id, Jakarta – Sebuah video yang menampilkan cacahan kertas diduga menyerupai uang rupiah viral di media sosial.
Potongan kertas tersebut ditemukan berserakan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang berlokasi di Kampung Serang, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Dalam unggahan akun Instagram @sahabatpedulilingkungan, terlihat potongan kertas berukuran kecil yang bentuk dan warnanya menyerupai uang pecahan Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Temuan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memunculkan beragam spekulasi.
Sambas Purganda (32), perwakilan keluarga pemilik lahan TPS liar tersebut, membenarkan keberadaan cacahan kertas sebagaimana terlihat dalam video.
Ia menjelaskan bahwa area tersebut selama ini kerap dimanfaatkan untuk kegiatan penimbunan tanah dengan berbagai jenis material, termasuk sampah.
“Yang terlihat di video itu memang ada. Tujuan kami hanya untuk menguruk dan meratakan tanah. Kami tidak mengetahui material yang digunakan berasal dari apa saja,” ujar Sambas saat ditemui pada Selasa (3/2/2026).
Ia juga mengaku tidak mengetahui apakah potongan kertas tersebut merupakan uang asli atau palsu. Menurutnya, cacahan itu ditemukan dalam kondisi sudah sangat kecil dan tersimpan di dalam karung.
“Bentuknya sudah dicacah kecil-kecil. Saya tidak tahu itu asli atau tidak. Sekilas memang terlihat seperti uang, tapi sudah dalam keadaan terpotong,” katanya.
Sambas menambahkan, pihaknya tidak pernah melakukan pengecekan lebih lanjut terkait keaslian cacahan tersebut karena fokus utama hanya pada proses perataan tanah. “Kami tidak mencari tahu lebih jauh. Yang penting tanah bisa diratakan. Kalau membeli tanah urukan, biayanya cukup mahal,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah mengatakan bahwa kepolisian masih menunggu informasi lanjutan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten dan Kota Bekasi terkait temuan tersebut.
“Benar, ada temuan potongan kertas itu. Saat ini kami masih menunggu hasil koordinasi dan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup,” kata Usep.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih menelusuri asal-usul cacahan kertas yang diduga menyerupai uang rupiah tersebut.












