Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Grok AI Rilis The Odyssey, Penonton Ramai Mengkritik

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
28 October 2026
in Tek & Oto
Film The Odyssey versi Grok AI milik Elon Musk menuai kritik karena karakter kaku dan naskah datar, meski videonya telah ditonton 6,8 juta kali.

Film The Odyssey versi Grok AI milik Elon Musk menuai kritik karena karakter kaku dan naskah datar, meski videonya telah ditonton 6,8 juta kali.

Metapos.id, Jakarta – Film The Odyssey versi kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan dengan dukungan Grok milik Elon Musk menuai kritik setelah tujuh menit pertama videonya dirilis di platform X. Sejumlah penonton menyoroti karakter yang dinilai kaku, suara tanpa ekspresi, hingga naskah yang dianggap kurang memiliki kedalaman cerita.

Kritik tersebut muncul setelah Musk sebelumnya berulang kali menyindir film The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia bahkan menggoda penggemar dengan menjanjikan versi tandingan buatan Grok yang diklaim lebih akurat secara historis dan sesuai dengan karya sastra Homer.

BACA JUGA

iOS 27.2 Hadirkan Fitur Baru untuk iPhone Duo

SpaceX Dapat Pendanaan USD 40 Miliar demi Perkuat Infrastruktur AI

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (28/10/2026), The Hollywood Reporter melaporkan bahwa cuplikan film versi AI tersebut dirilis pada akhir pekan melalui X. Proyek ini dibuat bersama spesialis AI Wonder Studios dan sutradara Dev Walker.

Namun, alih-alih mendapatkan sambutan positif, cuplikan itu justru menuai berbagai komentar negatif dari kritikus maupun pengguna media sosial.

Kritikus Soroti Karakter dan Visual

Seorang kritikus dari The Telegraph menilai cuplikan tersebut mengganggu dan dikerjakan secara ceroboh. Ia menyoroti karakter dengan tatapan kosong, suara yang terdengar datar, serta penampilan tokoh Penelope yang dinilai berubah-ubah dalam sejumlah adegan.

Meski memberikan kritik keras, kritikus tersebut mengakui adegan pertempuran dalam film itu memiliki kualitas epik seperti film laga Spartan 300 karya Zack Snyder.

Respons negatif juga bermunculan di kolom komentar unggahan resmi X. Salah satu komentar yang mendapat banyak dukungan berbunyi, “Astaga, ini benar-benar sampah… seperti yang diharapkan”.

Pengguna lain turut mengkritik hasil produksi tersebut. “Hanya makanan hambar tanpa jiwa, tanpa pemikiran atau apa pun…” tulis seorang pengguna X.

Komentar lain menyebut, “Ini adalah kegagalan Odyssey seperti yang diprediksi Elon,” sementara pengguna lainnya menyoroti kelemahan ekspresi karakter.

“Ketidakmampuan untuk mengekspresikan emosi secara efektif melalui akting berkualitas tinggi dalam hal suara, gerak tubuh, dan ekspresi sangat mengganggu,” tulis pengguna X lainnya.

Kritik juga diarahkan pada naskah yang dinilai kurang kuat. “Naskahnya terasa datar dan klise. Secantik apa pun tampilan yang Anda buat, harus ada substansinya,” tulis seorang pengguna.

Meski demikian, tidak semua penonton memberikan tanggapan negatif. Sejumlah komentar positif tetap muncul, termasuk yang menilai hasil visualnya mengesankan dan menyatakan ketertarikan untuk menyaksikan episode berikutnya.

Ditonton 6,8 Juta Kali di X

Hingga Senin (26/10/2026), video The Odyssey versi Grok AI telah ditonton sebanyak 6,8 juta kali di X. Namun, angka tersebut perlu dilihat dengan mempertimbangkan mekanisme penghitungan penayangan di platform tersebut, yang dapat bertambah ketika pengguna menggulir melewati video tanpa harus menontonnya sampai selesai.

Cuplikan tersebut juga memperlihatkan tantangan bagi produksi film berbasis AI. Meski teknologi mampu menghasilkan visual yang semakin realistis, aspek seperti ekspresi karakter, akting suara, konsistensi tokoh, dan kekuatan naskah tetap menjadi perhatian penonton.

Jika dirilis setahun sebelumnya, kemampuan visual video tersebut mungkin akan mendapatkan respons berbeda karena perkembangan teknologi AI berlangsung cepat. Namun, meningkatnya keakraban penonton dengan visual buatan AI turut membuat standar mereka terhadap hasil produksi semacam ini semakin tinggi.

Sementara itu, The Odyssey karya Christopher Nolan dilaporkan meraih pendapatan lebih dari US$1,78 miliar di seluruh dunia. Angka tersebut menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi sepanjang karier sutradara tersebut, berdasarkan informasi dalam laporan sumber.

Tags: Christopher NolanDev WalkerElon muskGrok AIHeadlinekecerdasan buatanMetaposThe OdysseyWonder Studios
Previous Post

Bahas Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Berkomunikasi dengan Hasto

Next Post

Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

Related Posts

Apple merilis iOS 27.2 dengan dukungan lima bahasa baru Siri AI, fitur eksklusif iPhone Duo, pembaruan aplikasi, dan perbaikan keamanan.
Tek & Oto

iOS 27.2 Hadirkan Fitur Baru untuk iPhone Duo

28 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Tek & Oto

SpaceX Dapat Pendanaan USD 40 Miliar demi Perkuat Infrastruktur AI

27 October 2026
iPhone Duo yang mengalami rusak pada layar.
Tek & Oto

Pengguna iPhone Duo Keluhkan Garis pada Layar Lipat

26 October 2026
General Motors menutup pabrik baterai dan motor listrik di Brownstown, Michigan, sebagai bagian dari penyesuaian strategi kendaraan listrik dan investasi perusahaan.
Tek & Oto

GM Pangkas Fasilitas EV di Tengah Persaingan Ketat

26 October 2026
Tesla berencana mulai menjual robot taksi Cybercab kepada pelanggan pada akhir 2026, meski regulator AS tengah menyelidiki standar keselamatan kendaraan tersebut.
Tek & Oto

Tesla Siapkan Cybercab untuk Pelanggan Akhir Tahun

23 October 2026
Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI
Tek & Oto

Google Chrome Tambah Fitur Deteksi Situs Penipuan Berbasis AI

23 October 2026
Next Post
Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini