Metapos.id, Jakarta – Pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan kebijakan kebijakan pemotongan gaji bagi para menteri dan anggota DPR sebagai langkah antisipasi terhadap tekanan ekonomi global sekaligus untuk menjaga defisit anggaran tetap terkendali.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan mendalam. Ia menekankan, opsi ini disiapkan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan nasional, meskipun kondisi ekonomi Indonesia belum berada dalam fase krisis.
Sementara itu, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih aman. Cadangan energi disebut mampu memenuhi kebutuhan dalam beberapa minggu ke depan, dengan sistem distribusi yang terus dioptimalkan agar tetap stabil.
Selain rencana pemangkasan gaji, pemerintah juga menggodok langkah efisiensi lainnya. Upaya tersebut antara lain dengan menekan penggunaan BBM melalui peningkatan pemanfaatan transportasi publik serta pembatasan operasional kendaraan dinas.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyoroti pentingnya penghematan anggaran di tengah memanasnya situasi global, terutama konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga energi dunia.
Ia menilai, langkah penghematan perlu dilakukan lebih awal untuk menjaga stabilitas fiskal. Beberapa opsi yang dipertimbangkan meliputi penerapan sistem kerja dari rumah (WFH), pengurangan perjalanan dinas, serta peninjauan kembali pola kerja aparatur sipil negara.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga kondisi keuangan negara tetap sehat di tengah ketidakpastian ekonomi global.














