Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Faisal Basri Sebut Kereta Cepat Baru Balik Modal 139 Tahun, Ini Komentar Wamen BUMN Rosan Roeslani

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 October 2023
in Ekbis
Faisal Basri Sebut Kereta Cepat Baru Balik Modal 139 Tahun, Ini Komentar Wamen BUMN Rosan Roeslani

Jakarta,Metapos.id – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rosan Roeslani angkat bicara terkait pernyataan ekonom senior Indef Faisal Basri yang menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh baru bisa balik modal 139 tahun.

Rosan mengatakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan kereta pertama di Indonesia. Karena itu, kata dia, dampak kehadiran transportasi ini harus dilihat secara menyeluruh mulai dari ekonomi hingga transfer teknologi.

BACA JUGA

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

“Ini kereta api cepat pertama di Indonesia dan di Asia TenggaraZ Kita kembangkan Kereta cepat ini ke kota lainnya, contohnya Surabaya. Pastikan ada suatu learning proses. Rencananya ini juga ada transfer teknologi ya, jadi kita lihat ini secara keseluruhan,” ujar Rosan, di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Selasa, 17 Oktober.

“Jangan kita lihat ini oh dari segi harga tiket, ini harus dilihat juga dari segi transfer teknologi, sampai kepada UMKM, dampak kepada perputaran ekonomi, sosial, budaya, yang makin lama makin ada dampaknya,” sambungnya.

Menurut Rosan, kehadiran kereta cepat ini juga membawa dampak yang signifikan. Kata dia, proyek ini juga memiliki sumber pendapatan lain selain dari penjualan tiket kereta cepat. Karena itu, dia mengatakan dampak proyek ini harus dilihat dari berbagai sisi.

“Itu kan hanya hitungan dari tiket, lihat di situ ada apa? Ada tenant, ada sponsor, ada naming rights, jadi kalau dilihat hanya dari tiket ya mungkin beda ya hitung-hitungan, tapi ini ada banyak,” ucapnya.

“Ada vendornya, ada banyak pihak terkait ini, jadi jangan kita melihat dari satu kaca mata saja, tapi kita bisa lihat yang lebih besar,” katanya.

Sebelumnya, ekonom senior Indef Faisal Basri mengatakan berdasarkan hitung-hitungannya balik modal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Jika kereta terisi 100 persen dalam satu rangkaian ada 601 orang penumpang yang naik pada pukul 05.00 hingga 22.00, maka akan ada 36 kali perjalan.

Komponen lainnya tarif sekali jalan Rp300.000 dan keret beroperasi sepanjang tahun yakni 365 hari. Lalu, nilai investasi setelah pembengkakan biaya menjadi 8 miliar dolar AS atau sekitar Rp114 triliun dengan asumsi kurs Rp14.300 per dolar AS.

Jika tempat duduk terisi penuh 601 orang, dikali dengan jumlah perjalanan 36 dikali 365 hari dan dikali tarif Rp300.000, maka dibutuhkan waktu untuk proyek ini balik modal adalah 48,3 tahun.

Sementara jika terisi 75 persen, maka proyek ini baru bisa balik modal selama 64 tahun. Sedangkan, jika dalam satu hari hanya ada 30 perjalanan maka baru akan balik modal 77,3 tahun.

Bahkan, kata Faisal, jika tarif diturunkan di angka Rp250.000 untuk satu kali perjalanan karena tidak laku, maka proyek ini baru bisa balik modal 92,7 tahun.

Kata dia, jika tingkat keterisian penumpang hanya 50 persen dengan 30 perjalanan dan harga tiket dibanderol Rp250.000, maka dibutuhkan waktu selama 139 tahun untuk balik modal.

Tags: Faisal BasriKereta cepatMetapos.idWamen bumn
Previous Post

Pembangunan Tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami Dimulai Juli 2024

Next Post

Swasta Bisa Ikut Bisnis Jargas, Ini Aturan yang Disiapkan Pemerintah

Related Posts

Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
Next Post
Swasta Bisa Ikut Bisnis Jargas, Ini Aturan yang Disiapkan Pemerintah

Swasta Bisa Ikut Bisnis Jargas, Ini Aturan yang Disiapkan Pemerintah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini