Saturday, May 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Faisal Basri Sebut Kereta Cepat Baru Balik Modal 139 Tahun, Ini Komentar Wamen BUMN Rosan Roeslani

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 October 2023
in Ekbis
Faisal Basri Sebut Kereta Cepat Baru Balik Modal 139 Tahun, Ini Komentar Wamen BUMN Rosan Roeslani

Jakarta,Metapos.id – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rosan Roeslani angkat bicara terkait pernyataan ekonom senior Indef Faisal Basri yang menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh baru bisa balik modal 139 tahun.

Rosan mengatakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan kereta pertama di Indonesia. Karena itu, kata dia, dampak kehadiran transportasi ini harus dilihat secara menyeluruh mulai dari ekonomi hingga transfer teknologi.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Ini kereta api cepat pertama di Indonesia dan di Asia TenggaraZ Kita kembangkan Kereta cepat ini ke kota lainnya, contohnya Surabaya. Pastikan ada suatu learning proses. Rencananya ini juga ada transfer teknologi ya, jadi kita lihat ini secara keseluruhan,” ujar Rosan, di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Selasa, 17 Oktober.

“Jangan kita lihat ini oh dari segi harga tiket, ini harus dilihat juga dari segi transfer teknologi, sampai kepada UMKM, dampak kepada perputaran ekonomi, sosial, budaya, yang makin lama makin ada dampaknya,” sambungnya.

Menurut Rosan, kehadiran kereta cepat ini juga membawa dampak yang signifikan. Kata dia, proyek ini juga memiliki sumber pendapatan lain selain dari penjualan tiket kereta cepat. Karena itu, dia mengatakan dampak proyek ini harus dilihat dari berbagai sisi.

“Itu kan hanya hitungan dari tiket, lihat di situ ada apa? Ada tenant, ada sponsor, ada naming rights, jadi kalau dilihat hanya dari tiket ya mungkin beda ya hitung-hitungan, tapi ini ada banyak,” ucapnya.

“Ada vendornya, ada banyak pihak terkait ini, jadi jangan kita melihat dari satu kaca mata saja, tapi kita bisa lihat yang lebih besar,” katanya.

Sebelumnya, ekonom senior Indef Faisal Basri mengatakan berdasarkan hitung-hitungannya balik modal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Jika kereta terisi 100 persen dalam satu rangkaian ada 601 orang penumpang yang naik pada pukul 05.00 hingga 22.00, maka akan ada 36 kali perjalan.

Komponen lainnya tarif sekali jalan Rp300.000 dan keret beroperasi sepanjang tahun yakni 365 hari. Lalu, nilai investasi setelah pembengkakan biaya menjadi 8 miliar dolar AS atau sekitar Rp114 triliun dengan asumsi kurs Rp14.300 per dolar AS.

Jika tempat duduk terisi penuh 601 orang, dikali dengan jumlah perjalanan 36 dikali 365 hari dan dikali tarif Rp300.000, maka dibutuhkan waktu untuk proyek ini balik modal adalah 48,3 tahun.

Sementara jika terisi 75 persen, maka proyek ini baru bisa balik modal selama 64 tahun. Sedangkan, jika dalam satu hari hanya ada 30 perjalanan maka baru akan balik modal 77,3 tahun.

Bahkan, kata Faisal, jika tarif diturunkan di angka Rp250.000 untuk satu kali perjalanan karena tidak laku, maka proyek ini baru bisa balik modal 92,7 tahun.

Kata dia, jika tingkat keterisian penumpang hanya 50 persen dengan 30 perjalanan dan harga tiket dibanderol Rp250.000, maka dibutuhkan waktu selama 139 tahun untuk balik modal.

Tags: Faisal BasriKereta cepatMetapos.idWamen bumn
Previous Post

Pembangunan Tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami Dimulai Juli 2024

Next Post

Swasta Bisa Ikut Bisnis Jargas, Ini Aturan yang Disiapkan Pemerintah

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Swasta Bisa Ikut Bisnis Jargas, Ini Aturan yang Disiapkan Pemerintah

Swasta Bisa Ikut Bisnis Jargas, Ini Aturan yang Disiapkan Pemerintah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini