• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, January 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Ekonomi Amerika, Eropa Hingga China Bakalan Suram di 2023, Bagaimana Nasib Ekspor RI

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
21 October 2022
in Ekbis
Neraca Perdagangan Juli Surplus 4,2 Miliar Dolar AS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Otoritas moneter Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa setelah membaik di periode 2022, pertumbuhan ekonomi global pada 2023 diperkirakan akan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan proyeksi tersebut bahkan berpotensi disertai risiko resesi di beberapa negara.

“Revisi ke bawah pertumbuhan ekonomi terjadi di sejumlah negara maju terutama Amerika Serikat (AS) dan Eropa, dan juga di Tiongkok,” ujarnya ketika menggelar jumpa pers pada Kamis, 20 Oktober.

Menurut Perry, perlambatan ekonomi global dipengaruhi oleh berlanjutnya ketegangan geopolitik yang memicu fragmentasi ekonomi, perdagangan dan investasi, serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif.

“Pertumbuhan ekonomi global melambat disertai dengan tekanan inflasi yang tinggi dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global,” imbuhnya.

Perry menambahkan, dampak rambatan dari fragmentasi ekonomi global diperkirakan juga akan menyebabkan perlambatan ekonomi di emerging markets.

“Ini juga yang menyebabkan berlanjutnya gangguan rantai pasokan,” tutur dia.

Untuk diketahui, wilayah Amerika Serikat, Eropa dan China merupakan beberapa destinasi utama pemasaran produk Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan bahwa tanda-tanda penurunan ekspor sudah terjadi pada September lalu dengan realisasi 24,8 miliar dolar AS. Angka tersebut anjlok 10,9 persen jika dibandingkan dengan bukuan Agustus yang bernilai 27,8 miliar dolar AS.

Adapun, Amerika Serikat menjadi salah satu negara tujuan ekspor yang mengalami penurunan terbesar dengan minus 472,3 juta dolar di September berbanding Agustus.

Meski demikian, kinerja neraca perdagangan RI hingga bulan lalu masih mencatatkan hasil positif dengan surplus 4,99 miliar dolar AS. Torehan itu memperpanjang capaian surplus yang sudah terjadi sejak Mei 2020.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Bank IndonesiaBpsGubernur BIMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

Malaysia, India, dan Prancis Bersiap Tempuh Jalur Hukum soal Konten Seksual Grok di X

by Desti Dwi Natasya
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah negara mulai mengambil sikap tegas terhadap Grok, chatbot kecerdasan buatan milik Elon Musk, menyusul maraknya penggunaan...

Hadapi Ramadhan dan Lebaran 2026, Bulog Tegaskan Stok Beras Aman

Hadapi Ramadhan dan Lebaran 2026, Bulog Tegaskan Stok Beras Aman

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Perum Bulog menegaskan kesiapan cadangan beras pemerintah (CBP) untuk menjaga ketersediaan pangan nasional hingga rangkaian hari besar...

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

Polisi Tegaskan Tidak Ada Penyiksaan terhadap Ammar Zoni dalam Perkara Narkoba

by Desti Dwi Natasya
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian menepis tudingan adanya intimidasi dan kekerasan fisik terhadap Ammar Zoni, terdakwa kasus dugaan narkotika. Kapolsek Cempaka...

KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024, Total Kekayaan Rp13,7 Miliar

Gus Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Sejak 8 Januari

by Desti Dwi Natasya
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Selain...

Next Post
Pemulihan Ekonomi Nasional Dinilai On The Track, Ekonom: Waspadai Inflasi Global,

Pemerintah Ambil Langkah Tepat Redam Inflasi dengan Benahi Rantai Pasok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Pemerintah Akan Uji Coba Bioetanol Mulai Bulan Depan

Pemerintah Akan Uji Coba Bioetanol Mulai Bulan Depan

20 June 2023
Penurunan Inflasi Juni Sudah Kembali dalam Sasaran 2023

Penurunan Inflasi Juni Sudah Kembali dalam Sasaran 2023

4 July 2023

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini