Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dukung COP28, BNI Perkuat Strategi Green Banking

Afizahri by Afizahri
9 December 2023
in Ekbis
Dukung COP28, BNI Perkuat Strategi Green Banking

Jakarta,Metapos.id – Indonesia menjadi tamu undangan dalam konferensi lingkungan dunia The COP28 Climate Summit di Dubai. Dalam gelaran ini, pemerintah melakukan showcasing keberhasilan penurunan emisi karbon sebesar 42% dibandingkan dengan perencanaan business as usual (BAU) selama periode 2020-2022.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Keberhasilan ini tentu juga diiringi dengan langkah dari sektor keuangan yang terus konsisten mendukung terciptanya ekosistem ekonomi hijau di Indonesia.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai bank milik negara menjadi salah satu pionir perbankan nasional yang berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi hijau.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan perseroan memandang pengembangan ekonomi hijau di Tanah Air sangat prospektif ke depannya.

Tidak hanya membuat ekonomi lebih berkelanjutan, tetapi juga positif dalam mendukung pengembangan ekonomi bisnis Indonesia.

“Sebagai perbankan, kami memandang transformasi ekonomi bisnis ke ranah yang lebih hijau akan membuat kebutuhan pembiayaan berkualitas lebih baik ke depannya. Akan banyak produk di sektor hulu hingga sektor hilir yang lebih sustainable yang juga akan ikut mendorong kinerja layanan bisnis perbankan,” kata Okki.

Adapun sampai saat ini kebutuhan pembiayaan hijau di Indonesia mencapai Rp4.002 triliun yang tersebar di beberapa sektor yaitu FOLU, pertanian, IPPU, energi & transportasi, serta waste. Angka tersebut tergolong besar dan perbankan di Indonesia dapat mengoptimalkan kebutuhan ini.

Okki menegaskan BNI dapat memperkuat portofolio pembiayaan hijau atau green financing untuk mendanai berbagai proyek yang sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan, seperti menambahkan fitur pada produk konvensional dengan fitur yang mendukung penerapan keuangan berkelanjutan dan membiayai pembelian kendaraan bermotor ramah lingkungan.

Kontribusi BNI dalam mendukung ekonomi hijau juga tercermin dari penyaluran pembiayaan hijau yang mencapai Rp60,6 triliun atau 9,1% dari total kredit yang disalurkan hingga September 2023.

Portofolio hijau BNI disalurkan ke beberapa sektor antara lain sustainable transportation, green building, renewable energy, waste to energy and waste management, serta sustainable natural resources.

Okki melanjutkan, di luar program bisnis perseroan memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk memberi sosialisasi penjagaan lingkungan.

Beberapa aktivitas yang dilakukan BNI antara lain rehabilitasi lingkungan kawasan pesisir Pantai Anyer, Banten dan hulu Sungai DAS Citarum, Jawa Barat melalui program pengembangan kebun bibit dan melakukan penanaman dan perawatan pohon di area tersebut.

Selanjutnya, BNI juga telah berkolaborasi dengan PLN dalam pembangunan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) skema partnership pertama di Tanah Air.

Langkah ini dilakukan untuk menyukseskan program pemerintah dalam percepatan pembentukan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

“Di sisi lain, kami juga telah menerapkan konsep green di internal BNI, salah satu contohnya yakni pembangunan gedung Menara BNI Pejompongan yang dibangun dengan konsep green building. Semua langkah ini menjadi upaya bagi BNI untuk tetap menjaga lingkungan kita,” pungkasnya. (*)

Tags: BNIGreen bankingMetapos.id
Previous Post

PT PII Laksanakan Penjaminan Nilai Investasi dengan Total Rp474 Triliun hingga Kuartal III 2023

Next Post

BSI dan Garuda Indonesia Berkolaborasi di GUTF 2023 Memperkuat Ekosistem Haji dan Umrah

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
BSI dan Garuda Indonesia Berkolaborasi di GUTF 2023 Memperkuat Ekosistem Haji dan Umrah

BSI dan Garuda Indonesia Berkolaborasi di GUTF 2023 Memperkuat Ekosistem Haji dan Umrah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini