Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid ke Malaysia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 October 2026
in News
Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid ke Malaysia

Metapos.id, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kembali absen dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (15/10/2026). Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyebut Nusron tengah berada di Malaysia ketika panggilan kedua tersebut dijadwalkan.

 

BACA JUGA

Api Membara di Lereng Arjuno-Welirang, Pemadaman Tempuh Jalur Darat

Mendadak Kumpulkan Kabinet di Bogor, Prabowo Bahas Apa?

“Kalau enggak masalah ke Malaysia,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, dikutip dari berbagai sumber Senin, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Taufik, Nusron telah menyampaikan surat kepada penyidik terkait ketidakhadirannya. Surat tersebut menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Malaysia dilakukan untuk menjalankan tugas kedinasan.

Menanggapi hal itu, KPK berencana mengatur kembali jadwal pemeriksaan terhadap Nusron.

“Ya nanti kita akan jadwal ulang,” katanya.

Kasus yang ditangani KPK tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk serta dugaan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam penyidikan perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Mereka terdiri atas Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung; politikus Partai Golkar, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq; mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto; serta Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi.

Nama lainnya adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri, bersama Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi.

KPK juga mengidentifikasi Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz, Erwin, dan Muhammad Fakhry sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid.

Tags: ATR BPNKasus SuapKPKMalaysiaMetapos.idNusron wahid
Previous Post

Asma binti Abu Bakar, Sosok di Balik Hijrah Nabi

Related Posts

Api Membara di Lereng Arjuno-Welirang, Pemadaman Tempuh Jalur Darat
News

Api Membara di Lereng Arjuno-Welirang, Pemadaman Tempuh Jalur Darat

17 October 2026
Mendadak Kumpulkan Kabinet di Bogor, Prabowo Bahas Apa?
News

Mendadak Kumpulkan Kabinet di Bogor, Prabowo Bahas Apa?

17 October 2026
Pramono Sebut Kualitas Udara Jakarta Memburuk dalam Tiga Hari Terakhir
News

Pramono Sebut Kualitas Udara Jakarta Memburuk dalam Tiga Hari Terakhir

16 October 2026
“Saya Bukan Robot, Pak!” Operator SPBU Bali Tak Kuasa Menahan Tangis
News

“Saya Bukan Robot, Pak!” Operator SPBU Bali Tak Kuasa Menahan Tangis

16 October 2026
Lima Tersangka Korupsi BNPB Resmi Masuk Tahanan KPK
News

Lima Tersangka Korupsi BNPB Resmi Masuk Tahanan KPK

14 October 2026
Geger! Pejabat BNPB Dikabarkan Terjaring OTT KPK
News

Geger! Pejabat BNPB Dikabarkan Terjaring OTT KPK

13 October 2026
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini