• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, February 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Peran Sektor Swasta Kian Dibutuhkan 

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 October 2022
in Ekbis
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Peran Sektor Swasta Kian Dibutuhkan 
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Pertumbuhan ekonomi nasional kedepannya kian membutuhkan peran sektor swasta. Karena itu pemerintah harus melakukan sosialisasi postur APBN 2023 dan berbagai tantangannya kepada seluruh stakeholders.

Mantan Menteri Perdagangan dan kini menjabat Executive Chairman Beritasatu Media Holdings, Enggartiasto Lukita, menilai ekonomi nasional tidak mungkin bertumbuh dengan mengandalkan APBN semata. Investasi sektor swasta masih sangat dibutuhkan untuk ikut mendukung pergerakan ekonomi. “Peran swasta harus didorong agar mau masuk untuk berinvestasi. Pemerintah harus menjelaskan bagaimana kesiapan pemerintah di tengah tekanan global. Lalu bagaimana postur APBN dan kondisi kedepannya. Khususnya jelang momen Pemilu,” ujar Enggartiasto dalam jumpa pers di Gedung Patra Jasa, Jakarta (3/10/2022).

Dirinya menilai pelaku swasta membutuhkan keyakinan mengenai
stabilitas politik hingga 2024 nanti. Pesta demokrasi yang akan dilakukan diyakini akan meningkatkan konsumsi masyarakat. “Tapi harus diingat jangan sampai kepentingan politik mengganggu perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Dia juga menegaskan ekonomi nasional membutuhkan optimisme masyarakat sehingga konsumsi tetap terjaga. Terlebih dalam menyambut tahun 2023 yang disebut-sebut penuh ketidakpastian.

Meski berada di situasi penuh ketidakpastian akibat gejolak geopolitik internasional, Enggar memandang, masyarakat patut bersyukur atas capaian Indonesia menjadi negara terbaik dalam pengendalian inflasi. Demikian pula dengan nilai tukar atau depresiasi rupiah yang cukup signifikan tetapi jauh lebih baik dibandingkan negara lain.

“Kita jangan terlalu berada pada ketidakpastian, ragu, dan sebagainya. Di satu sisi kita perlu hati-hati tetapi kita harus berbuat. Juga disampaikan Pak Presiden agar kita tetap optimistis pada setiap capaian ini sehingga kita bisa beranjak lebih lanjut,” tegas Enggar.

Beritasatu Media Holdings (BSMH) akan menggelar Investor Daily Summit (IDS) pada 11-12 Oktober 2022 di Jakarta Convention Center. IDS tahun ini berskala internasional yang akan dibuka oleh Presiden joko Widodo sekaligus dihadiri tujuh menteri dan pejabat setingkat menteri, serta lebih dari 50 pembicara yang terdiri dari pembicara-pembicara internasional, pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), dan swasta.

Sebelumnya Equity Analyst dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Erisa Nazrin Habsjah mengatakan ekonomi nasional masih dalam tren positif. Dia mencontohkan
potensi bank digital masih sangat baik karena penetrasi perbankan masih relatif jauh lebih rendah dibandingkan negara lain. “Di Indonesia, masih ada kelompok besar masyarakat yang belum terlayani oleh sektor perbankan (underserved segment), sehingga keberadaan bank digital diharapkan meningkatkan inklusi masyarakat bertransaksi perbankan,” ujar Erisa dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Menurutnya sektor perbankan Indonesia mengalami peningkatan kinerja seiring dengan pemulihan ekonomi. Di bulan Juni 2022 pertumbuhan kredit mencapai 10,3% YoY dan terjadi menyeluruh di semua kategori yaitu kredit konsumsi, kredit modal kerja, dan kredit investasi.

Dari sisi segmen, pertumbuhan tertinggi terjadi di segmen UMKM yang tumbuh 17,4% YoY. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan, naik 8,9% YoY.

Kualitas aset terus mengalami peningkatan sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, dengan Non-Performing Loan (NPL) terjaga di level 3%.

Di tengah kenaikan suku bunga acuan bulan Agustus dan kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) ke level 9% di bulan September ini, likuiditas perbankan masih sangat baik. Data Loan to Deposit (LDR) berada di level 84%.
“Kunci keberhasilan bank digital terletak pada ekosistem yang akan dituju. Selama memiliki ekosistem yang jelas, bank digital dapat melayani pihak-pihak yang berada dalam ekosistem tersebut,” ujarnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Metapos.idPertumbuhan ekonomiSektor swasta
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang

Film Aksi Netflix “Tygo” yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Jalani Syuting di Berbagai Wilayah Indonesia

by Desti Dwi Natasya
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Indonesia menjadi lokasi utama pengambilan gambar film aksi-thriller Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK. Proyek ini merupakan bagian...

Hentikan Bansos bagi 3,9 Juta Warga, Dialihkan ke Program Usaha Produktif

Hentikan Bansos bagi 3,9 Juta Warga, Dialihkan ke Program Usaha Produktif

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa sebanyak 3,9 juta warga tidak lagi masuk dalam daftar...

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Kenapa Tanggal Tahun Baru Imlek Selalu Berubah Setiap Tahun

by Desti Dwi Natasya
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Setiap menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, banyak orang kembali mempertanyakan alasan tanggalnya tidak pernah sama dari tahun...

Wakapolri Arahkan Kapolres Aktif Di Lapangan Usai Seorang Anak Mengakhiri Hidupnya Di NTT

Wakapolri Arahkan Kapolres Aktif Di Lapangan Usai Seorang Anak Mengakhiri Hidupnya Di NTT

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kasus meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga dipicu tekanan ekonomi keluarga...

Next Post
Dukung KPK, BTN Gelar Pelatihan Anti Korpsi

Dukung KPK, BTN Gelar Pelatihan Anti Korpsi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Bayang-Bayang Kenaikan Suku Bunga BI, Bagaimana Sikap OJK?

OJK: EBA SP jadi Alternatif Perbankan Turut Danai Program 3 Juta Rumah

15 January 2025
Catatkan Kredit Kendaraan Bermotor Tumbuh Fantastis, Ini Komentar Bos BCA

BCA Beri Sinyal Bakal Naikkan Suku Bunga Kredit di Kuartal I 2024

26 January 2024

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini