Metapos.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa lima desa di kawasan Sumatera hilang total setelah diterjang banjir bandang yang disertai longsor. Desa-desa tersebut berada di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Menurut Tito, desa yang sudah tidak lagi memungkinkan untuk ditempati atau dibangun kembali akan dicoret dari administrasi pemerintahan. Sementara itu, masyarakat yang terdampak akan dipindahkan ke wilayah baru melalui program relokasi yang disiapkan pemerintah.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan relokasi melibatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah akan menyiapkan lahan relokasi, sedangkan pembangunan tempat tinggal bagi warga akan menjadi tanggung jawab Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Tito merinci, tiga desa yang hilang di Aceh berada di Kabupaten Gayo Lues, yaitu Desa Pasir, Desa Remukut, dan Desa Tinggi. Adapun dua desa lainnya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yakni Desa Garoga dan Desa Tandihat.
Di sisi lain, Tito memastikan bahwa tidak ada laporan desa yang hilang di wilayah Sumatera Barat akibat bencana tersebut.














