Friday, April 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Ekbis

Defisit APBN 2024 Diproyeksi 2,7 Persen, Menko Airlangga: Masih Bagus, di Bawah 3 Persen

metaposmedia by metaposmedia
9 July 2024
in Ekbis
Defisit APBN Melebar Jadi Rp237,7 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Jakarta , Metapos.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan buka suara soal terkait perkiraan defisit Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang mencapai 2,70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara dengan Rp609,7 triliun.

Airlangga menyampaikan, perkirakan angka defisit tersebut masih dalam posisi aman, lantaran masih belum menyentuh di kisaran level 3 persen.

BACA JUGA

BIRU Luncurkan Training dan Test Center untuk Perkuat Kesiapan Kerja Talenta Indonesia

Dukung Hunian Sehat, Kansai Paint Perkenalkan Cat Bebas Timbal

“Itu kan masih bagus berarti masih di bawah 3 persen,” kata Airlangga di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 9 Juli.

Selain itu, lanjutnya, batas bawah defisit fiskal dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun Anggaran 2025 yang menjadi 2,29-2,82 persen.

“Kan kemarin sudah pembahasan itu sampai 2,8 persen, jadi 2,7 persen itu masih dalam range yang baik. Kan 2025 rentangnya di bawah 3 persen, masih aman lah,” jelas Airlangga.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024 mencapai 2,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau secara nominal Rp609,7 triliun.

Angka ini lebih tinggi dari target yang ditetapkan pemerintah dalam UU APBN 2024, yakni sebesar 2,29 persen dari PDB atau setara Rp522,8 triliun.

“Kami memproyeksikan APBN 2024 akan ditutup defisit dari keseimbangan primer mencapai Rp110,8 triliun dan defisit total mencapai Rp609,7 triliun. Ini artinya terjadi kenaikan defisit defisit 2,29 persen ke 2,7 persen dari PDB,” ujarnya dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI, Senin, 8 Juli.

Sri Mulyani memperkirakan pendapatan negara hingga akhir 2024 akan mencapai Rp2.802,5 triliun atau tumbuh 0,7 persen (yoy) didorong oleh aktivitas ekonomi yang terjaga dan positif, implementasi reformasi perpajakan, peningkatan dividen BUMN dan peningkatan layanan kementerian/lembaga (K/L).

Sementara itu, belanja negara hingga akhir tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp3.412,2 triliun atau 102,6 persen dari pagu APBN 2024 atau tumbuh 9,3 persen.

Sri Mulyani menyampaikan hal ini seiring peran APBN sebagai shock absorber untuk tetap menjaga momentum pertumbuhan, melindungi daya beli dan mendukung pencapaian target-target prioritas pembangunan nasional.

Selain itu, kata dia, untuk membiayai pembengkakan defisit APBN 2024 sebesar Rp609,7 triliun akan menggunakan melalui Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp100 triliun dan penerbitan surat berharga negara (SBN) tetap lebih rendah sebesar Rp214,6 triliun.

“Meskipun defisitnya naik, penerbitan SBN nya tidak naik, malah justru lebih rendah Rp 214,6 triliun,” ujarnya.

Untuk diketahui, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menurunkan batas bawah defisit fiskal dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun Anggaran 2025 menjadi 2,29-2,82 persen dari sebelumnya 2,45-2,8 persen.

Tags: APBNMenko AirlanggaMetapos.id
Previous Post

Sri Mulyani: Defisit APBN 2024 Melebar pada Juni 2024 Mencapai Rp77,3 Triliun

Next Post

Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

Related Posts

BIRU Luncurkan Training dan Test Center untuk Perkuat Kesiapan Kerja Talenta Indonesia
Ekbis

BIRU Luncurkan Training dan Test Center untuk Perkuat Kesiapan Kerja Talenta Indonesia

16 April 2026
Dukung Hunian Sehat, Kansai Paint Perkenalkan Cat Bebas Timbal
Ekbis

Dukung Hunian Sehat, Kansai Paint Perkenalkan Cat Bebas Timbal

16 April 2026
Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka
Ekbis

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka

15 April 2026
PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif
Ekbis

PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif

15 April 2026
Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik
Ekbis

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

14 April 2026
Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara
Ekbis

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

13 April 2026
Next Post
Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini