Wednesday, September 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Defisit APBN 2024 Diproyeksi 2,7 Persen, Menko Airlangga: Masih Bagus, di Bawah 3 Persen

metaposmedia by metaposmedia
9 July 2024
in Ekbis
Defisit APBN Melebar Jadi Rp237,7 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Jakarta , Metapos.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan buka suara soal terkait perkiraan defisit Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang mencapai 2,70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara dengan Rp609,7 triliun.

Airlangga menyampaikan, perkirakan angka defisit tersebut masih dalam posisi aman, lantaran masih belum menyentuh di kisaran level 3 persen.

BACA JUGA

Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Bawang Merah Nganjuk

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

“Itu kan masih bagus berarti masih di bawah 3 persen,” kata Airlangga di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 9 Juli.

Selain itu, lanjutnya, batas bawah defisit fiskal dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun Anggaran 2025 yang menjadi 2,29-2,82 persen.

“Kan kemarin sudah pembahasan itu sampai 2,8 persen, jadi 2,7 persen itu masih dalam range yang baik. Kan 2025 rentangnya di bawah 3 persen, masih aman lah,” jelas Airlangga.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024 mencapai 2,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau secara nominal Rp609,7 triliun.

Angka ini lebih tinggi dari target yang ditetapkan pemerintah dalam UU APBN 2024, yakni sebesar 2,29 persen dari PDB atau setara Rp522,8 triliun.

“Kami memproyeksikan APBN 2024 akan ditutup defisit dari keseimbangan primer mencapai Rp110,8 triliun dan defisit total mencapai Rp609,7 triliun. Ini artinya terjadi kenaikan defisit defisit 2,29 persen ke 2,7 persen dari PDB,” ujarnya dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI, Senin, 8 Juli.

Sri Mulyani memperkirakan pendapatan negara hingga akhir 2024 akan mencapai Rp2.802,5 triliun atau tumbuh 0,7 persen (yoy) didorong oleh aktivitas ekonomi yang terjaga dan positif, implementasi reformasi perpajakan, peningkatan dividen BUMN dan peningkatan layanan kementerian/lembaga (K/L).

Sementara itu, belanja negara hingga akhir tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp3.412,2 triliun atau 102,6 persen dari pagu APBN 2024 atau tumbuh 9,3 persen.

Sri Mulyani menyampaikan hal ini seiring peran APBN sebagai shock absorber untuk tetap menjaga momentum pertumbuhan, melindungi daya beli dan mendukung pencapaian target-target prioritas pembangunan nasional.

Selain itu, kata dia, untuk membiayai pembengkakan defisit APBN 2024 sebesar Rp609,7 triliun akan menggunakan melalui Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp100 triliun dan penerbitan surat berharga negara (SBN) tetap lebih rendah sebesar Rp214,6 triliun.

“Meskipun defisitnya naik, penerbitan SBN nya tidak naik, malah justru lebih rendah Rp 214,6 triliun,” ujarnya.

Untuk diketahui, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menurunkan batas bawah defisit fiskal dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun Anggaran 2025 menjadi 2,29-2,82 persen dari sebelumnya 2,45-2,8 persen.

Tags: APBNMenko AirlanggaMetapos.id
Previous Post

Sri Mulyani: Defisit APBN 2024 Melebar pada Juni 2024 Mencapai Rp77,3 Triliun

Next Post

Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

Related Posts

Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.
Ekbis

Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Bawang Merah Nganjuk

9 September 2026
SRO pasar modal menyalurkan bantuan sarana teknologi untuk Universitas Khairun dan cold storage tenaga surya bagi nelayan Rua, Maluku Utara.
Ekbis

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

7 September 2026
Ekonom Bambang Brodjonegoro menilai integrasi ekosistem jalan tol penting untuk memperlancar konektivitas dan menekan biaya logistik Indonesia.
Ekbis

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

7 September 2026
Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Sengketa dugaan pemindahan dana RDN senilai Rp2,58 miliar masuk tahap mediasi di PN Jakarta Pusat pada 9 September 2026.
Ekbis

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

4 September 2026
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat riset dan manufaktur bisnis fragrance untuk memperluas pasar serta masuk rantai pasok global.
Ekbis

SMLE Ekspansi Bisnis Fragrance, Bidik Pasar Global

2 September 2026
Next Post
Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

Ekonom: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Perlu Perhatikan Dua Aspek Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini