Metapos.id, Jakarta – Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat di Jakarta dan daerah sekitarnya merasakan suhu udara yang terasa lebih panas dari biasanya. Kondisi udara yang gerah ini berkaitan dengan faktor cuaca dan dinamika atmosfer yang sedang terjadi.
Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Ida Pramuwardani, menjelaskan bahwa meningkatnya suhu yang dirasakan masyarakat dipengaruhi oleh kuatnya pancaran sinar matahari yang langsung mencapai permukaan bumi. Hal ini terjadi karena tutupan awan pada siang hari relatif tidak merata, sehingga radiasi matahari lebih mudah menembus atmosfer.
Selain itu, kondisi panas juga dipengaruhi oleh masa peralihan musim yang saat ini tengah berlangsung. Pada periode transisi seperti ini, suhu udara pada pagi hingga siang hari biasanya terasa lebih tinggi dibandingkan hari-hari normal.
BMKG juga menyebutkan bahwa fase peralihan musim tersebut mulai terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Dampaknya, pola cuaca cenderung didominasi kondisi cerah hingga berawan.
Meski demikian, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di beberapa daerah tertentu.













