Metapos.id, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan nasional, khususnya beras, dalam kondisi aman dan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga penghujung tahun.
Dalam pemaparannya pada Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Amran menyampaikan bahwa cadangan beras nasional saat ini telah mencapai sekitar empat juta ton. Ia juga memprediksi jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga sekitar lima juta ton pada bulan mendatang.
Menurut Amran, jumlah cadangan tersebut termasuk salah satu yang tertinggi yang pernah dimiliki Indonesia. Dengan stok tersebut, kebutuhan beras masyarakat diperkirakan dapat terpenuhi hingga sekitar 324 hari ke depan.
Selain kondisi stok pangan yang terjaga, sektor pertanian juga mencatat perkembangan positif pada kinerja ekspor. Amran mengungkapkan bahwa ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) mengalami peningkatan hingga mencapai enam juta ton, yang dinilai ikut mendorong performa ekspor di sektor pertanian.
Kinerja sektor ini juga terlihat dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Produk Domestik Bruto (PDB) pertanian tercatat sebesar 5,74 persen, angka yang disebut menjadi pencapaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.
Di sisi lain, Nilai Tukar Petani (NTP) juga mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.
Ia menambahkan bahwa berbagai kebijakan pemerintah turut berperan dalam capaian tersebut, di antaranya kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk sekitar 20 persen yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.
Menanggapi laporan itu, Presiden Prabowo menilai ketahanan pangan nasional saat ini memiliki fondasi yang cukup kuat. Meski demikian, pemerintah tetap akan memantau perkembangan berbagai komoditas pangan, terutama yang berkaitan dengan sumber protein seperti sektor perikanan darat maupun perikanan tangkap.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan Indonesia dapat terus terjaga sekaligus mendukung target swasembada pangan secara berkelanjutan.












