• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, February 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Bukalapak dan Shopee Masuk Daftar Pengawasan Penjualan Barang Palsu oleh Pemerintah AS

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 February 2024
in Ekbis
Bukalapak dan Shopee Masuk Daftar Pengawasan Penjualan Barang Palsu oleh Pemerintah AS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos – Pada 30 Januari 2024 lalu Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) kembali merilis daftar platform dan lokasi jual beli barang palsu serta barang yang dilaporkan terlibat atau memfasilitasi pemalsuan merek dagang atau pembajakan hak cipta secara substansial.

Dalam laporan yang disebut “the Notorious Markets List” ini, sebanyak 39 pasar online dan 33 pasar fisik dilaporkan terlibat. Termasuk dua platform e-commerce yang beroperasi di Indonesia yaitu  Bukalapak dan Shopee. Sebelumnya, e-commerce asal Indonesia yaitu Tokopedia pun turut masuk dalam list ini sebelum akhirnya dikeluarkan dari daftar tersebut. 

Anom Wibowo selaku Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham mengatakan, “Peredaran barang palsu tergantung demand & supply. Tapi di bulan Januari ini baru saja dikeluarkan Notorious Market List 2023 yang mana menunjukan salah satu e-commerce terbesar Indonesia, yaitu Tokopedia, sudah dikeluarkan. Hal ini merupakan kemajuan dari perusahaan tersebut serta kerja sama dengan kantor DJKI Kemenkumham RI untuk mengawasi peredaran barang palsu melalui transaksi online.”

Berdasarkan data di microsite Tokopedia, sepanjang 2023 Tokopedia telah menghapus lebih dari 80 juta produk yang melanggar KI dan/atau yang berasal dari toko yang melanggar Syarat dan Ketentuan platform. Selain itu, Tokopedia juga telah memoderasi lebih dari 43 ribu penjual atau 1.7 kali lebih banyak dibanding semester II 2022.

Terkait Bukalapak, USTR  mencatat peningkatan tingkat keterlibatan dengan Bukalapak dalam beberapa tahun terakhir, namun menyoroti kurangnya sumber daya untuk upaya anti-pemalsuan dan dampak yang minim pada volume barang palsu yang tersedia di platform. 

USTR juga mencatat beberapa perbaikan dalam proses pemberitahuan dan penghapusan Bukalapak serta waktu tanggapan rata-rata terhadap keluhan, mereka juga mengungkapkan kekhawatiran tentang kurangnya hukuman yang dapat mencegah pelanggar, terutama pelanggar berulang.

Di sisi lain, Shopee telah melaporkan investasi signifikan dalam perlindungan merek dan kapasitas anti-pemalsuan selama beberapa tahun terakhir dan menyoroti peningkatan upaya pemeriksaan proaktif oleh tim-tim khususnya yang beroperasi dan memperdalam kemitraan dengan pemangku kepentingan. 

Namun, upaya tersebut masih membuat USTR mencatat bahwa perbaikan ini tidak dijalankan secara konsisten di semua platform Shopee. Banyak dari pemegang hak yang  terus melaporkan volume tinggi barang palsu di beberapa platform Shopee, dengan keluhan tentang masalah komunikasi yang persisten, waktu respons lambat, dan penegakan hukum yang lemah terhadap pelanggar berulang, terutama untuk Shopee Brasil dan Shopee Indonesia.

Anom menambahkan bahwa DJKI telah melakukan beberapa cara mulai dari pencegahan, peningkatan hingga penahanan tentang pelanggaran kekayaan intelektual (KI). DJKI juga rutin menanggapi pengaduan masyarakat bersama dengan satgas KI. “Kami juga akan mengajak Kemenlu dan Kemendikbud dalam satgas KI melalui perjanjian kerja sama.” tutup Anom.

Perwakilan Dagang Amerika Serikat, Katherine Tai, mengatakan, perdagangan barang palsu dan bajakan merugikan pekerja, konsumen, dan usaha kecil, dan pada akhirnya merugikan ekonomi Amerika Serikat. 

“Notorious Markets List tahun ini memiliki makna penting menurutnya karena menekankan potensi bahaya barang palsu dan mengapa diperlukan penegakan hukum yang kuat untuk melawan perdagangan barang-barang tersebut. Apalagi ini untuk mendukung perkembangan ekonomi menengah bawah,” ujarnya.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: BukalapakMetaposShopeetokopideia
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Dukung Gaya Hidup Sehat Keluarga, Simba Sereal Lanjutkan Kemitraan Strategis dengan RSB

Dukung Gaya Hidup Sehat Keluarga, Simba Sereal Lanjutkan Kemitraan Strategis dengan RSB

by Rahmat Herlambang
3 December 2025
0

Metapos.id, Jakarta – Simba Sereal, yang menurut Nielsen Retail Audit 2025 masih memegang posisi sebagai merek sereal nomor satu di...

Heboh! Hashim Ungkap Prabowo Pernah Ditawari Suap Rp15 Triliun, Tapi Langsung Ditolak

Heboh! Hashim Ungkap Prabowo Pernah Ditawari Suap Rp15 Triliun, Tapi Langsung Ditolak

by Taufik Hidayat
20 October 2025
0

JAKARTA, METAPOS — Pernyataan mengejutkan datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, yang juga adik Presiden...

Demokrat Minta Danantara Bayar Utang Kereta Cepat, Bukan BUMN

Demokrat Minta Danantara Bayar Utang Kereta Cepat, Bukan BUMN

by Taufik Hidayat
20 October 2025
0

METAPOS- JAKARTA Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara...

Pemda Simpan Dana Rp 234 Triliun di Bank, Serapan APBD Masih Lambat

Pemda Simpan Dana Rp 234 Triliun di Bank, Serapan APBD Masih Lambat

by Taufik Hidayat
20 October 2025
0

METAPOS -Jakarta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga kuartal III-2025...

Next Post
BPKP: Ada 4 Dapen BUMN Bermasalah yang Masih Bisa Diselamatkan

BPKP: Ada 4 Dapen BUMN Bermasalah yang Masih Bisa Diselamatkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Makin Menarik Dikoleksi, Saham BRIS Tembus 2.000

Makin Menarik Dikoleksi, Saham BRIS Tembus 2.000

18 January 2024
Munassus KADIN, Mendagri Tito bilang Hanya Ada Satu KADIN di Indonesia

Munassus KADIN, Mendagri Tito bilang Hanya Ada Satu KADIN di Indonesia

23 June 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini