Monday, September 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Siaga Rob 1–10 Desember 2025

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 December 2025
in Nasional
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Siaga Rob 1–10 Desember 2025

Metapos.id, Jakarta – BPBD DKI Jakarta resmi mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir (rob) pada periode 1–10 Desember 2025. Peringatan ini muncul menyusul laporan dari BMKG  khususnya Stasiun Maritim Tanjung Priok  yang memperkirakan akan terjadi pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (supermoon).

Fenomena ini berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan di wilayah pesisir utara Jakarta.” Kepala Pelaksana BPBD DKI

BACA JUGA

Anak Krakatau Erupsi, Benarkah Picu Megathrust?

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

Puncak pasang diperkirakan terjadi antara pukul 07.00–13.00 WIB.

Wilayah Berisiko

Beberapa kawasan di pesisir utara Jakarta yang disebut berpotensi terdampak, antara lain:

Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok serta kawasan Kepulauan Seribu.

Imbauan dan Antisipasi Pemerintah & Warga

Untuk meminimalkan risiko akibat potensi rob, BPBD DKI bersama instansi terkait telah mengambil sejumlah langkah antisipatif:

Menyiagakan sekitar 1.200 unit pompa air di titik rawan, termasuk pompa portabel untuk menyedot genangan dengan cepat.

Memastikan keberfungsian saluran drainase dan pintu air; monitoring dan personel siaga 24 jam.

Sementara itu, BPBD mengimbau warga untuk:

1. Memantau informasi resmi melalui kanal BPBD (website, media sosial), serta situs pemantau banjir seperti pantaubanjir.jakarta.go.id atau aplikasi JAKI.

2. Menghindari aktivitas di kawasan pesisir saat pasang tinggi.

3. Memastikan drainase di lingkungan rumah berfungsi dengan baik agar genangan tidak terjadi.

4. Jika terkena genangan tinggi atau darurat, manfaatkan layanan darurat gratis “112” yang telah disediakan pemerintah.

Kenapa Ini Terjadi: Peran Supermoon & Pasang Laut

Fenomena rob kali ini dipengaruhi oleh dua faktor utama:

Pasang maksimum air laut  pasang surut yang normal dapat meningkat secara signifikan.

Fase Bulan Purnama Perigee (bulan mendekat ke bumi)  dikenal sebagai “supermoon”  yang bisa memperkuat efek pasang, sehingga tinggi muka air laut meningkat lebih dari biasanya.

Kondisi ini membuat potensi rob jadi lebih besar dan durasinya bisa lebih lama.

Catatan: Rob Sudah Terjadi di Beberapa Lokasi

Beberapa wilayah di pesisir utara (termasuk Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu) telah terdampak rob pada awal Desember ini  beberapa RT dan ruas jalan dilaporkan tergenang.

Tags: BMKGBPBD DKIMetapos.idperingatanpotensi banjirROBsupermoon
Previous Post

BPBD Kabupaten Bandung: 34.497 Warga Terdampak Banjir Akibat Luapan Citarum

Next Post

Wakil Panglima TNI Tinjau Pengungsi Banjir di Takengon dan Pidie Jaya

Related Posts

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik bisa memicu gempa megathrust Selat Sunda.
Nasional

Anak Krakatau Erupsi, Benarkah Picu Megathrust?

7 September 2026
Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?
Nasional

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

7 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Nasional

Abu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Soetta

7 September 2026
Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?
Nasional

Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?

7 September 2026
Polri Perkuat Kesiagaan, 299 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau
Nasional

Polri Perkuat Kesiagaan, 299 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026
Empat Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Nasional

Empat Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

7 September 2026
Next Post
Wakil Panglima TNI Tinjau Pengungsi Banjir di Takengon dan Pidie Jaya

Wakil Panglima TNI Tinjau Pengungsi Banjir di Takengon dan Pidie Jaya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini