Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bos LPS Ungkap Alasan Belum Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Valas

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 August 2022
in Ekbis
Bos LPS Ungkap Alasan Belum Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Valas

JAKARTA,Metapos.id – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pihaknya belum berencana untuk menaikkan tingkat bunga penjaminan valuta asing (TBP Valas).

“Karena kami monitor beberapa faktor yang menjelaskan bahwa kami belum harus bertindak, hal itu dikarenakan yang pertama cakupan penjaminan valas masih tinggi di atas 90 persen,” ujarnya dalam keterangan kepada media, Selasa, 2 Agustus.

BACA JUGA

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

Saat ini, kata dia, cakupan penjaminan simpanan berbentuk valas dengan memperhitungkan TBP LPS mencapai 98,5 persen dari jumlah rekening.

“Jadi hampir semuanya sudah di-cover, tetapi yang paling penting kami melihat di bulan Januari 2022 penjaminannya mencapai 98,22 persen dan saat ini mencapai 98,50 persen, jadi ada kenaikan dari jumlah rekening artinya dananya bukan keluar, namun ini justru bertambah,” jelasnya.

Terpenting, kata dia, kebijakan TBP LPS selalu sejalan dengan kebijakan bunga Bank Sentral.

“Dengan kata lain LPS tidak akan pernah mengganggu sinyal kebijakan moneter dari bank sentral,” tambahnya.

Alasan lain karena sampai dengan saat ini belum ada indikasi kuat pengalihan dana simpanan berbentuk valas ke luar negeri.

“Kami selalu mengacu kepada data dan data terakhir menunjukkan bahwa total DPK valas di perbankan sampai dengan bulan Juni masih tumbuh 4,5 persen year-on-year,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pengamatan lebih detail terhadap data tersebut menunjukkan bahwa pada bulan Januari 2022 deposito valas mencapai 21,42 miliar dolar dan di bulan Juni 2022 turun menjadi 19,904 miliar dolar.

Sedangkan dana valas pada rekening giro di perbankan mencapai 36,48 miliar dolar pada bulan Januari 2022, dan di Juni 2022 naik menjadi 37,55 miliar dolar.

“Jadi, ada perpindahan dana dari simpanan deposito valas ke dalam rekening giro valas. Hal ini menggambarkan ekonomi yang sedang berekspansi, karena perpindahan dana tersebut memberi indikasi yang amat kuat bahwa pemilik dana tersebut sedang bersiap-siap untuk menggunakannya dalam kegiatan ekonomi riil,” jelas Purbaya.

Faktor penentu lainnya agar tidak memberikan insentif kepada deposan valas ritel yang tadinya uangnya bentuk rupiah, dialihkan ke bentuk valuta asing atau dolar.

“Jadi apabila kita naikkan tiba-tiba, hal ini berpotensi akan memicu pengalihan dana rupiah tersebut ke dalam dolar yang dikhawatirkan justru akan mengganggu stabilitas rupiah,” ujarnya.

Ia lantas menegaskan, apabila pemerintah ingin mengeluarkan suatu kebijakan tentu akan melihat dampaknya seperti apa.

Purbaya pun menyatakan bahwa LPS bersama anggota KSSK yang lain akan selalu berkoordinasi dan terus memonitor segala perkembangan yang terjadi baik domestik maupun global.

Tags: LpsMetapos.id
Previous Post

Sah, PT Utama Radar Cahaya Tbk dengan kode saham RCCC sebagai Perusahaan Tercatat ke-30 di BEI

Next Post

DBS Indonesia Angkat Presdir Baru dari Kantor di China

Related Posts

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Ekbis

Bukalapak Umumkan Pemenang Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5

27 October 2026
Staffinc menghadirkan solusi tenaga kerja berorientasi hasil melalui rekrutmen, pelatihan, supervisi, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung kinerja perusahaan.
Ekbis

Staffinc Siapkan Solusi Tenaga Kerja untuk 2027

27 October 2026
BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

27 October 2026
Next Post
DBS Indonesia Angkat Presdir Baru dari Kantor di China

DBS Indonesia Angkat Presdir Baru dari Kantor di China

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini