Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BNPB: Karhutla Meluas, Kekeringan Mulai Berdampak di Sejumlah Daerah

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 August 2026
in News
BNPB: Karhutla Meluas, Kekeringan Mulai Berdampak di Sejumlah Daerah

Metapos.id, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan masih menjadi bencana yang paling banyak terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama musim kemarau.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan berdasarkan pemantauan pada 1–2 Agustus 2026, sejumlah daerah mengalami karhutla yang dipicu kondisi cuaca kering dan suhu panas.

BACA JUGA

Kasus Influenza Naik, Menkes Pastikan Masih Terkendali

Erupsi Ili Lewotolok Meningkat, Dua Bandara Ditutup

Salah satu kejadian terjadi di Desa Taddakong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Kebakaran diduga dipicu oleh ranting dan dedaunan kering di kawasan perbukitan yang mudah terbakar. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun sekitar lima hektare lahan dilaporkan terdampak.

Karhutla juga dilaporkan terjadi di Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar empat hektare.

Selain karhutla, dampak musim kemarau juga memicu krisis air bersih di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Berkurangnya curah hujan membuat sejumlah sumber air mengering sehingga warga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk membantu masyarakat terdampak, BPBD Kabupaten Banyumas bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait telah menyalurkan 27.000 liter air bersih atau setara lima tangki ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan. Penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Tags: Banyumasbencana alamBNPBKarhutlaKekeringanMetapos.idmusim kemarauWonogiri
Previous Post

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2, 5 Penumpang Tewas dan 227 Orang Selamat

Next Post

Misteri Hilangnya Jesslyn Wijaya Terjawab, Polisi Sebut Bukan Kasus Penculikan

Related Posts

Kasus Influenza Naik, Menkes Pastikan Masih Terkendali
News

Kasus Influenza Naik, Menkes Pastikan Masih Terkendali

16 September 2026
Erupsi Ili Lewotolok Meningkat, Dua Bandara Ditutup
News

Erupsi Ili Lewotolok Meningkat, Dua Bandara Ditutup

16 September 2026
Bikin Geger! KPK Sita Rp106,3 Miliar dari Kasus Suap HGB
News

Bikin Geger! KPK Sita Rp106,3 Miliar dari Kasus Suap HGB

16 September 2026
KKB Tewaskan Sopir Travel Asal Toraja, Jenazah dan Mobil Masih Dicari
News

KKB Tewaskan Sopir Travel Asal Toraja, Jenazah dan Mobil Masih Dicari

16 September 2026
Purbaya Resmi Serahkan Kursi Menkeu kepada Suahasil Nazara
News

Purbaya Resmi Serahkan Kursi Menkeu kepada Suahasil Nazara

15 September 2026
Pencarian KM Virgo Terhambat Cuaca, Tim Penyelam Belum Diterjunkan
News

Pencarian KM Virgo Terhambat Cuaca, Tim Penyelam Belum Diterjunkan

15 September 2026
Next Post
Misteri Hilangnya Jesslyn Wijaya Terjawab, Polisi Sebut Bukan Kasus Penculikan

Misteri Hilangnya Jesslyn Wijaya Terjawab, Polisi Sebut Bukan Kasus Penculikan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini