Metapos.id, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Benyamin S Award (BSA) pada 2026. Penghargaan tersebut sebelumnya pertama kali dilaksanakan pada 2025.
Program yang digelar melalui Biro Kerja Sama Daerah, Sekretariat Daerah (Setda) DKI Jakarta ini menjadi bentuk apresiasi bagi para lurah yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas wilayahnya.
Benyamin S Award ditujukan untuk memberikan penghargaan kepada kelurahan yang dinilai mampu menciptakan lingkungan Jakarta yang bersih, nyaman, tertata, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pada akhir Agustus 2026, sebanyak 52 kelurahan telah ditetapkan sebagai peserta. Peserta tersebut merupakan perwakilan dari lima wilayah kota administrasi dan satu kabupaten di DKI Jakarta.
Rinciannya, masing-masing kota administrasi mengirimkan 10 kelurahan. Sementara itu, dua kelurahan lainnya menjadi perwakilan dari wilayah kabupaten.
Seleksi Berlangsung Beberapa Tahap
Proses penilaian BSA 2026 dilakukan secara bertahap. Tahap awal berlangsung secara daring pada pekan pertama dan kedua September 2026.
Selanjutnya, penilaian kembali dilakukan pada pekan ketiga hingga keempat September. Tahap tersebut bertujuan menyaring 52 peserta menjadi 27 kelurahan.
Memasuki Oktober 2026, tim penilai akan melakukan kunjungan langsung ke 27 kelurahan yang lolos seleksi.
Dari hasil penilaian lapangan tersebut, jumlah peserta akan kembali dipangkas hingga menyisakan 10 kelurahan sebagai finalis.
Sepuluh finalis kemudian mengikuti penjurian akhir sekaligus proses penentuan juara umum pada pekan ketiga dan keempat Oktober 2026.
Puncak rangkaian Benyamin S Award 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026. Pada kesempatan tersebut, penghargaan akan diberikan kepada para pemenang.







