Tuesday, June 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bappenas: 27 Kawasan Industri Berpotensi Diterapkan Konsep Eco Industrial Park

Afizahri by Afizahri
5 July 2024
in Ekbis
Bappenas: Potensi Kerugian Akibat Sampah Makanan Tembus Rp551 Triliun Setiap Tahun

Jakarta , Metapos.id – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebut, sebanyak 27 kawasan industri prioritas nasional berpotensi untuk diterapkan konsep industri hijau atau Eco Industrial Park (EIP).

“Ada beberapa kawasan industri yang memang kami dorong untuk menjadi kawasan industri hijau. Terhadap 27 kawasan industri prioritas nasional berpotensi untuk diterapkan konsep industri hijau,” ujar Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti dalam acara Green Economy Expo 2024: Advancing Technology, Innovation and Circularity di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, dipantau secara daring pada Kamis, 4 Juli.

BACA JUGA

Harga Avtur Juni 2026 Turun, Ini Daftar Tarif Baru di Bandara Utama

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik

Adapun kebijakan pengembangan kawasan industri hijau atau EIP bertujuan untuk mendorong proses produksi bersih dalam industri agar material dapat digunakan kembali. Lalu, menjamin kualitas produksi dan meningkatkan nilai ekonomi material.

Kemudian, mendorong produk hijau atau green product yang berkelanjutan melalui percepatan proses pertukaran limbah dan sumber daya dan terselenggaranya pengelolaan kawasan industri yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan secara bersamaan.

Amalia menyebut, salah satu negara yang sudah memiliki kawasan industri hijau adalah Denmark, yakni Eco Industrial Park Kalundborg.

Dalam paparannya, disebutkan bahwa Denmark berhasil mereduksi 635.000 ton karbon dioksida (CO2), lalu menyimpan air hingga 3,6 juta meter kubik hingga mendaur ulang 87.000 ton sisa material.

“Pada saat kami ada kesempatan ke Denmark mengunjungi Kalundborg Industrial Park, itu adalah salah satu kawasan industri terbaik di dunia yang betul-betul menerapkan prinsip ekonomi sirkular,” ucapnya.

Pada saat berkonsultasi dan diskusi dengan pengelola dan salah satu perusahaan industri di sana, kata Amalia, mereka menyebut kunci untuk menerapkan prinsip-prinsip ekonomi sirkular di dalam kawasan itu adalah kolaborasi antar industri dan perusahaan.

“Mereka melihat dengan kolaborasi, waste atau limbah dari industri yang satu itu menjadi bahan baku untuk industri yang kedua. Kemudian, industri yang kedua ini punya limbah diolah lagi oleh industri ketiga,” tuturnya.

Ternyata, kata Amalia, dengan kolaborasi dan menerapkan prinsip ekonomi sirkular tersebut, bisa memberikan profit tambahan terhadap perusahaan-perusahaan itu dan menjadi peluang bisnis baru.

“Artinya, memang untuk menerapkan ekonomi hijau itu sebaiknya kami tidak independen atau sendiri-sendiri. Terutama untuk menerapkan ekonomi sirkular, karena untuk menerapkan ekonomi sirkular ini perlu kolaborasi lintas pemangku kepentingan, terutama kolaborasi lintas perusahaan,” ungkap Amalia.

Meski begitu, Bappenas tetap mengapresiasi sejumlah perusahaan industri yang sudah mulai menerapkan ekonomi sirkular. “Saya apresiasi ada Semen Gresik, Chandra Asri sudah menerapkan ekonomi sirkular dengan sangat baik,” katanya.

Tags: BappenasKawasan industriMetapos.id
Previous Post

BTN Raih Penghargaan Indonesia Domestic Technology & Operations Bank of the Year dalam Ajang ABF Wholesale Banking Awards 2024

Next Post

Kemenhub Sudah Revitalisasi 38 Terminal Tipe A Sejak 2019 hingga 2023

Related Posts

Arsenal Akhiri Penantian 22 Tahun, Gelar Parade Juara Liga Premier
Ekbis

Harga Avtur Juni 2026 Turun, Ini Daftar Tarif Baru di Bandara Utama

1 June 2026
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik
Ekbis

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik

1 June 2026
Kolaborasi Lisa, Anitta, dan Rema Ramaikan Piala Dunia FIFA 2026
Ekbis

Pemerintah Yakin Rupiah Pulih Seiring Kuatnya Ekonomi Nasional

1 June 2026
Menkop Ferry Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Ekbis

Menkop Ferry Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

31 May 2026
Ekspor Beras RI ke Malaysia Siap Jalan, Bulog Targetkan Harga Untungkan Petani
Ekbis

Ekspor Beras RI ke Malaysia Siap Jalan, Bulog Targetkan Harga Untungkan Petani

30 May 2026
BUMA International Catat Pemulihan Kinerja di Tengah Musim Hujan
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Lansia Indonesia

30 May 2026
Next Post
Indonesia Punya Terminal Barang Internasional Baru di NTT

Kemenhub Sudah Revitalisasi 38 Terminal Tipe A Sejak 2019 hingga 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini