Saturday, September 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bahaya Kue Putu Dikukus dengan Pipa Paralon PVC, Pakar Ingatkan Risiko bagi Kesehatan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
27 June 2026
in Lifestyle & Health
Bahaya Kue Putu Dikukus dengan Pipa Paralon PVC, Pakar Ingatkan Risiko bagi Kesehatan

Metapos.id, Jakarta – Kue putu merupakan jajanan tradisional yang digemari banyak orang. Namun, masyarakat diminta lebih cermat saat membeli karena masih ada pedagang yang menggunakan pipa paralon berbahan polyvinyl chloride (PVC) sebagai cetakan sekaligus alat pengukus.

Guru Besar Ilmu Karakteristik Fisik Pangan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University, Prof. Eko Hari Purnomo, menjelaskan bahwa penggunaan pipa PVC untuk proses pengukusan berpotensi membahayakan kesehatan. Material tersebut tidak dirancang untuk terkena suhu tinggi saat memasak.

BACA JUGA

Cara Masak Garang Asem Ayam yang Enak Tanpa Santan

Antusias Warga Tinggi, LRT Kelapa Gading-Manggarai Layani 100 Ribu Penumpang

Menurutnya, pipa PVC, khususnya jenis unplasticized PVC, umumnya hanya aman digunakan pada suhu di bawah 50 derajat Celsius. Sementara proses pembuatan kue putu membutuhkan uap panas sekitar 100 derajat Celsius agar pati beras mengalami proses gelatinisasi.

Paparan suhu tinggi tersebut dapat memicu perpindahan komponen plastik dari pipa ke makanan. Salah satu zat yang berpotensi bermigrasi adalah stabiliser yang mengandung timbal (Pb), yang jika terpapar terus-menerus dapat mengganggu fungsi ginjal.

Selain itu, terdapat kemungkinan berpindahnya monomer penyusun PVC yang memiliki sifat karsinogenik atau berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Sebagai alternatif yang lebih aman, Prof. Eko menyarankan pedagang menggunakan kembali cetakan bambu. Selain lebih sesuai untuk proses pengukusan, bambu juga dinilai lebih ramah lingkungan dan mampu mempertahankan nilai tradisional kue putu, selama kebersihannya tetap terjaga.

Apabila menggunakan bahan selain bambu, ia mengingatkan agar memilih cetakan berbahan plastik yang telah berstandar food grade dan tahan terhadap suhu tinggi.

Prof. Eko juga menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, BPOM, pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga masyarakat perlu berperan aktif dalam meningkatkan edukasi mengenai penggunaan peralatan yang aman untuk mengolah makanan.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat memilih jajanan, sehingga tetap dapat menikmati kue putu dengan aman tanpa mengabaikan aspek kesehatan.

Tags: bambuEko hari PurnomoIPB Universityjajanan tradisionalkankerKesehatankue putuMetapos.idPVC paralon
Previous Post

Piala Dunia 2026 Hadirkan Banyak Talenta Muda, Gilberto Mora Pimpin Daftar Pemain Termuda

Next Post

Karyawan Padel di Jaksel Disekap Dua Hari usai Dituduh Curi Raket, Empat Rekan Jadi Tersangka

Related Posts

Cara Masak Garang Asem Ayam yang Enak Tanpa Santan
Lifestyle & Health

Cara Masak Garang Asem Ayam yang Enak Tanpa Santan

26 September 2026
Antusias Warga Tinggi, LRT Kelapa Gading-Manggarai Layani 100 Ribu Penumpang
Lifestyle & Health

Antusias Warga Tinggi, LRT Kelapa Gading-Manggarai Layani 100 Ribu Penumpang

26 September 2026
Kenapa Depresi Bisa Bikin Mudah Lupa?
Lifestyle & Health

Kenapa Depresi Bisa Bikin Mudah Lupa?

26 September 2026
Vitamin yang Sebaiknya Tidak Diminum Sebelum Tidur
Lifestyle & Health

Vitamin yang Sebaiknya Tidak Diminum Sebelum Tidur

26 September 2026
Jalan Kaki Usai Makan Malam, Benarkah Bantu Tidur?
Lifestyle & Health

Jalan Kaki Usai Makan Malam, Benarkah Bantu Tidur?

26 September 2026
Sinopsis The Love Hypothesis, Cinta Palsu Olive dan Adam
Lifestyle & Health

Sinopsis The Love Hypothesis, Cinta Palsu Olive dan Adam

25 September 2026
Next Post
Karyawan Padel di Jaksel Disekap Dua Hari usai Dituduh Curi Raket, Empat Rekan Jadi Tersangka

Karyawan Padel di Jaksel Disekap Dua Hari usai Dituduh Curi Raket, Empat Rekan Jadi Tersangka

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini