Saturday, October 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Apindo Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2025 Hanya di Kisaran 5,2 Persen

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
20 December 2024
in Ekbis
Apindo Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 di 5,2 Persen

Jakarta, Metapos.id – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan tidak akan melompat terlalu tinggi yakni hanya di kisaran 4,9 persen sampai 5,2 persen.

“Kita juga memprediksi bahwa nanti di tahun 2025, ini juga akan tetap tidak ada lompatan terlalu tinggi jadi prediksi kami di tahun depan pertumbuhannya antara 4,9 persen-5,2 persen jadi mungkin cenderung 5 ke atas, jadi di angka 5,1 persen- 5,2 persen,” ujar Shinta W Kamdani dalam konferensi pers, Kamis, 19 Desember.

BACA JUGA

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

Shinta menyampaikan, prediksi ini dibuat berdasarkan berbagai indikator seperti kondisi lingkungan strategis global yang belum stabil, inflasi global yang belum sepenuhnya terkendali, berlanjutnya penurunan kelas menengah akibat tekanan kenaikan PPN pada barang-barang tertentu.

Selain itu, lanjutnya, terdapat potensi layoff akibat kenaikan UMP yang tidak diimbangi dengan produktivitas, hingga berakhirnya era boom commodity (windfall) dari komoditas CPO dan batu bara hingga terpilihnya Presiden AS Donald Trump pada perekonomian Indonesia.

Sementara berdasarkan sektoral, Shinta memprediksi, pada tahun 2025 terdapat 5 key sectors dalam distribusi terhadap PDB yaitu sektor industri pengolahan, pertanian, perdagangan, pertambangan, dan konstruksi.

Namun, Shinta menyampaikan, pertumbuhan sektor yang berhubungan dengan akomodasi makan minum, administrasi pemerintahan, jasa perusahaan, transportasi dan pergudangan, dan jasa lainnya akan mengalami degradasi akibat pemotongan biaya perjalanan dinas Pemerintah sebesar 50 persen yang akan memengaruhi Meeting, Incentive, Conferences, and Exhibition Event di daerah.

“Dunia usaha juga menyoroti dua sektor lain yang akan tumbuh dengan pesat ke depan yaitu ekonomi digital yang akan sangat dipengaruhi oleh transformasi digital dan ekspansi di e-commerce, serta sektor hijau yang dipengaruhi oleh komitmen terhadap keberlanjutan,” jelasnya.

Shinta juga memperkirakan, inflasi domestik masih dapat dijaga di kisaran 2,5 persen dengan deviasi 1 persen sesuai yang ditargetkan oleh Bank Indonesia dengan melakukan substitusi komoditas energi dan mengendalikan produksi pangan melalui program ketahanan pangan.

Menurut Shinta, kebijakan devisa hasil ekspor (DHE), Local Currency Transaction (LCT), SRBI, dan SVBI belum dapat menjaga nilai tukar rupiah yang diakibatkan karena Indonesia adalah negara small open economy terutama pada produk minyak, pangan, digital services, dan TIK yang perlu menjadi perhatian khusus.

“Maka dari itu, Apindo menilai bahwa nilai tukar rupiah selama tahun 2025 akan bergerak dalam rentang Rp15.800-Rp16.350 per dolar AS,” tegasnya.

Tags: APINDOMetapos.idPertumbuhan ekonomi
Previous Post

Garuda Indonesia Tambah Satu Pesawat untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Next Post

InJourney Airports Proyeksikan Penumpang Pesawat Tembus 9,27 Juta saat Libur Natal dan Tahun Baru

Related Posts

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
Next Post
Angkasa Pura II Catat Rute Tersibuk di Bandara Soetta

InJourney Airports Proyeksikan Penumpang Pesawat Tembus 9,27 Juta saat Libur Natal dan Tahun Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini