Monday, September 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Apakah Hantavirus Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasannya

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
15 May 2026
in Lifestyle & Health
Argentina Umumkan Skuad Pendahuluan Piala Dunia 2026, Messi Tetap Jadi Andalan

Metapos.id, Jakarta – Kasus hantavirus kembali menjadi perhatian setelah muncul laporan kematian penumpang kapal pesiar MV Hondius akibat dugaan infeksi virus tersebut.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan juga mencatat adanya puluhan kasus hantavirus dalam beberapa tahun terakhir sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.

BACA JUGA

Kimpul Punya Banyak Manfaat, Ini Hasil Penelitian Profesor IPB

Benarkah Ganti Sampo Bisa Memicu Ketombe?

Banyak orang mulai mencari tahu mengenai bahaya hantavirus, cara penularan, hingga peluang kesembuhan penyakit tersebut.

Sampai saat ini, belum ada obat khusus atau vaksin yang benar-benar dapat menyembuhkan infeksi hantavirus secara total.

Pengobatan yang diberikan umumnya berupa perawatan suportif seperti pemberian oksigen, cairan infus, dan pemantauan intensif pada pasien.

Meski demikian, peluang pemulihan tetap ada apabila pasien mendapatkan diagnosis dan penanganan medis secara cepat sejak awal gejala muncul.

Pada kasus berat, pasien dapat dirawat di ICU untuk memperoleh bantuan pernapasan dan pengawasan ketat dari tenaga medis.

Hantavirus dapat menular melalui paparan urine, air liur, dan kotoran tikus yang terinfeksi serta lingkungan yang sudah terkontaminasi.

“Menghirup partikel virus dari urine atau kotoran tikus yang bercampur di udara dapat meningkatkan risiko penularan,” tulis penjelasan tersebut.

Pencegahan hantavirus dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah, mengendalikan tikus secara rutin, serta menggunakan masker saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi.

Tags: hantavirusHeadlineKesehatanMetapos.idMV Hondiuspenularan hantaviruspenyakit tikusvirus hantavirusWHO
Previous Post

Belum Aqiqah Apakah Boleh Kurban? Ini Penjelasan UAH

Next Post

MK Tegaskan Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara

Related Posts

Kimpul Punya Banyak Manfaat, Ini Hasil Penelitian Profesor IPB
Lifestyle & Health

Kimpul Punya Banyak Manfaat, Ini Hasil Penelitian Profesor IPB

27 September 2026
Benarkah Ganti Sampo Bisa Memicu Ketombe?
Lifestyle & Health

Benarkah Ganti Sampo Bisa Memicu Ketombe?

27 September 2026
Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya
Lifestyle & Health

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

27 September 2026
Berapa Lama Batas Waktu Suntik Rabies Usai Digigit Anjing?
Lifestyle & Health

Berapa Lama Batas Waktu Suntik Rabies Usai Digigit Anjing?

27 September 2026
Dua Kali Direboot, The Transporter Tetap Tak Sukses Tanpa Statham
Lifestyle & Health

Dua Kali Direboot, The Transporter Tetap Tak Sukses Tanpa Statham

26 September 2026
Konser Ed Sheeran di Stadion Robert Kraft Resmi Batal
Lifestyle & Health

Konser Ed Sheeran di Stadion Robert Kraft Resmi Batal

26 September 2026
Next Post
Belum Aqiqah Apakah Boleh Kurban? Ini Penjelasan UAH

MK Tegaskan Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini