Metapos.id, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat turun 27,12 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, capaian tersebut tidak terlepas dari penerapan kebijakan pembatasan operasional truk sumbu tiga di ruas jalan tol selama masa libur Nataru. Menurutnya, berkurangnya kendaraan berat di jalan tol berdampak langsung pada menurunnya risiko kecelakaan lalu lintas.
“Dengan ditiadakannya operasional truk sumbu tiga di jalan tol, angka kecelakaan ikut menurun. Dari sisi fatalitas korban meninggal dunia, penurunannya mencapai 27,12 persen. Kurang lebih sekitar 150 kejadian kecelakaan berhasil ditekan dibandingkan tahun lalu,” ujar Agus saat ditemui di Sentul, Bogor, Minggu (4/1/2026).
Tak hanya fatalitas, secara keseluruhan jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode Nataru 2025 juga mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Korlantas Polri pun mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penerapan kebijakan pembatasan kendaraan berat demi meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Lebih lanjut, Agus menyebut pihaknya mulai mempersiapkan strategi pengamanan lalu lintas menjelang libur Lebaran 2026 yang diperkirakan berlangsung pada Maret mendatang. Ia membuka kemungkinan kebijakan yang diterapkan saat Nataru, termasuk pembatasan truk sumbu tiga serta pengaturan pola kerja fleksibel atau work from anywhere, akan kembali diterapkan pada arus mudik dan balik Lebaran.
“Kami telah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan terkait penerapan kebijakan serupa dalam Operasi Ketupat nanti. Pembatasan truk sumbu tiga menjadi langkah penting karena keselamatan dan kelancaran lalu lintas merupakan prioritas utama,” pungkasnya.














