Metapos.id, Jakarta – Berenang bersama anak dapat menjadi kegiatan menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, aktivitas di dalam air tetap membutuhkan pengawasan ekstra, khususnya bagi anak yang belum memiliki kemampuan berenang secara mandiri.
Mengawasi anak dari pinggir kolam saja belum tentu cukup. Ketika anak masih belajar berenang, jarak antara anak dan orang dewasa menjadi faktor penting agar pertolongan dapat diberikan dengan cepat jika terjadi kondisi darurat.
Salah satu panduan keselamatan yang dapat diterapkan orangtua adalah aturan 25:10. Panduan ini menekankan pentingnya menjaga jarak dekat dengan anak yang belum mampu berenang secara mandiri.
Apa Itu Aturan 25:10?
Aturan 25:10 merupakan panduan keselamatan dari Life Time. Aturan ini berlaku bagi anak yang belum mampu berenang sejauh 25 meter tanpa berhenti atau membutuhkan bantuan.
Dalam kondisi tersebut, orangtua atau orang dewasa yang mengawasi disarankan berada dalam jarak maksimal 10 kaki atau sekitar 3 meter dari anak.
Senior Vice President of Kids and Aquatics di Life Time, Alicia Kockler, menyebut kedekatan dan kewaspadaan orang dewasa menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan anak saat berenang.
“Tenggelam dapat terjadi dengan cepat dan tanpa suara. Jadi, tetap dekat dan waspada adalah kuncinya,” kata Kockler, disadur dari Yahoo Creator.
Karena itu, pengawasan anak bukan hanya soal berada di lokasi yang sama. Orang dewasa perlu berada cukup dekat agar dapat segera memberikan bantuan ketika anak mengalami kesulitan di dalam air.
Jangan Hanya Mengawasi dari Pinggir Kolam
Kehadiran lifeguard tidak berarti orangtua dapat sepenuhnya mengalihkan perhatian. Pengawasan langsung tetap diperlukan ketika anak berada di dalam air.
Kockler juga menekankan pentingnya menjaga kontak mata dengan anak selama mereka berenang.
“Di antara langkah keselamatan paling penting yang dapat dilakukan adalah mempertahankan kontak mata langsung dengan anak setiap saat ketika mereka berada di air dan memastikan mereka mengikuti pelajaran berenang,” jelasnya.
Oleh karena itu, orangtua sebaiknya tidak sibuk menggunakan ponsel atau melakukan aktivitas lain ketika sedang mengawasi anak berenang. Perhatian penuh diperlukan untuk memastikan anak tetap aman selama berada di dalam air.







